billboard mobile
HOME  ⁄  Ekonomi

Pengamat Sebut Inpres Irigasi Jadi Kunci Ketahanan Pangan Hadapi Ancaman El Nino

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pengamat Sebut Inpres Irigasi Jadi Kunci Ketahanan Pangan Hadapi Ancaman El Nino
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Jaringan irigasi pada Daerah Irigasi (DI) Glapan di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. (ANTARA/HO - Kementerian PU))

Pantau - Pengamat infrastruktur Universitas Trisakti Yayat Supriatna menilai Instruksi Presiden (Inpres) Irigasi menjadi kunci menjaga ketahanan pangan nasional dalam menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada 2026.

Yayat mengatakan Inpres Irigasi bersifat instruktif dan langsung menyasar permasalahan di sentra-sentra pangan melalui pembangunan serta pengembangan infrastruktur sumber daya air.

"Sebetulnya Inpres bersifat instruksi (direct), sifatnya langsung kepada masalah di lokasi di mana sentra-sentra pangan itu harus diatasi dengan pembangunan infrastruktur sumber daya airnya dalam konteks pengembangan irigasi. Jadi, sebetulnya Inpres itu bersifat instruksi," ungkap Yayat.

Optimalisasi Bendungan dan Jaringan Irigasi

Menurut Yayat, kebijakan tersebut penting karena rehabilitasi dan pengembangan irigasi dapat mengintegrasikan bendungan-bendungan yang telah dibangun dengan jaringan distribusi air ke kawasan pertanian.

"Seingat kita banyak bendungan-bendungan skala besar sudah terbangun. Sejauh mana optimalisasi hasil dari pembangunan bendungan itu dapat dimanfaatkan di sentra-sentra pangan," ujarnya.

Ia menilai optimalisasi bendungan diperlukan untuk memanfaatkan cadangan air yang tersedia guna mengantisipasi dampak El Nino terhadap sektor pertanian.

Pemerintah daerah dan pemerintah provinsi di wilayah sentra pangan juga dinilai perlu terlibat dalam pengelolaan serta pemeliharaan infrastruktur air agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.

Pemerintah Siapkan Strategi Hadapi Kemarau Panjang

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah menghadapi musim kemarau panjang akibat El Nino.

Salah satu strategi yang disiapkan adalah operasi modifikasi cuaca untuk meningkatkan curah hujan di kawasan hulu bendungan sehingga pasokan air dapat terjaga.

Kementerian PU juga berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk menyiapkan program pompanisasi guna mengairi lahan pertanian yang tidak lagi mendapatkan suplai air dari bendung maupun bendungan.

Di sisi lain, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional, khususnya beras, tetap aman meski terdapat ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Kemenkeu 2026