billboard mobile
HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional hingga Wilayah 3T

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Energi Nasional hingga Wilayah 3T
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Gedung PT Pertamina Patra Niaga di Jakarta. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga.)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat ketahanan energi nasional dengan menjaga keandalan pasokan serta memperluas akses energi bagi masyarakat hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di seluruh Indonesia sepanjang 2025.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan perusahaan menjalankan operasional penyediaan energi dengan mengedepankan prinsip 4A+1S, yaitu availability, accessibility, affordability, acceptability, dan sustainability.

“Pertamina Patra Niaga menjalankan operasional penyediaan energi dengan mengedepankan prinsip 4A+1S, yakni availability, accessibility, affordability, acceptability, dan sustainability,” ungkapnya.

Perusahaan juga memastikan pasokan BBM, LPG, dan avtur tetap aman selama periode dengan mobilitas masyarakat tinggi seperti Ramadhan, Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru melalui pemantauan selama 24 jam serta koordinasi lintas instansi.

Dalam kondisi darurat maupun bencana, Pertamina Patra Niaga tetap menjaga distribusi energi melalui jalur darat, laut, dan udara secara terintegrasi bersama pemerintah, TNI/Polri, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.

Perluas Akses Energi dan Infrastruktur Nasional

Sebagai bagian dari pemerataan energi, Pertamina Patra Niaga telah menghadirkan program BBM Satu Harga di 588 titik di seluruh Indonesia.

Perusahaan juga mengoperasikan 421 SPBU nelayan guna mendukung produktivitas sektor perikanan dan memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Saat ini distribusi energi nasional didukung lebih dari 125 terminal BBM, ribuan SPBU, 40 terminal LPG, 72 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), jaringan pipa, armada mobil tangki, armada kapal, hingga transportasi udara yang tersebar di berbagai wilayah.

Pada 2025, perusahaan juga meningkatkan kapasitas fasilitas penyimpanan strategis melalui pengembangan Terminal BBM Maumere untuk mendukung wilayah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat serta komisioning pembangunan Terminal BBM Tanjung Batu tahap pertama untuk memperkuat distribusi di Kalimantan.

Dorong Energi Ramah Lingkungan dan Program Sosial

Pertamina Patra Niaga terus memperkuat penyaluran subsidi tepat BBM dan LPG melalui sistem digital yang telah diterapkan di 513 kabupaten dan kota agar distribusi lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.

Sejalan dengan agenda transisi energi nasional, perusahaan memperluas layanan Pertamax Green 95 yang hingga 2025 telah tersedia di 180 SPBU dan akan terus dikembangkan.

Pengembangan bioenergi, termasuk dukungan terhadap sustainable aviation fuel (SAF) atau bioavtur, juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mendukung energi rendah emisi dan ketahanan energi jangka panjang.

Selain sektor energi, Pertamina Patra Niaga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, serta pengembangan UMKM.

“Ke depan, Pertamina Patra Niaga akan terus memperkuat peran sebagai perusahaan distribusi dan perdagangan energi yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional, memperluas akses energi yang berkeadilan, serta mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan,” ujar Roberth.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Kemenkeu 2026