
Pantau - Pemerintah Kota Depok akan menggelar Festival Depok Heritage 2026 pada 27-28 Juni 2026 di kawasan bersejarah Depok Lama sebagai upaya memperkenalkan kembali sejarah Kaum Depok sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat.
Festival Hadirkan Pameran Sejarah hingga Bazar UMKM
Festival akan dipusatkan di kawasan Depok Lama mulai dari Jalan Pemuda hingga Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC).
Kepala Bidang Kebudayaan, Pengembangan Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Disporyata Kota Depok Startik Sartika mengatakan, "Festival Depok Heritage menjadi momentum untuk mengenalkan kembali sejarah Kaum Depok sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Depok kepada masyarakat."
Sebanyak 50 pelaku UMKM akan meramaikan kegiatan dengan menghadirkan aneka kuliner, kerajinan tangan, dan produk fesyen lokal.
Pengunjung juga dapat menikmati pameran foto heritage di Depok Historical Studio yang menampilkan perjalanan sejarah Kota Depok dari masa ke masa.
"Kami ingin masyarakat bisa menikmati suasana Depok Lama sekaligus mengenal lebih dekat sejarah yang menjadi bagian dari identitas kota ini," ungkap Startik.
Selain itu, para seniman akan terlibat dalam Festival Art Depok Lama melalui pembuatan mural yang terinspirasi dari sejarah dan kehidupan masyarakat Depok.
Parade Budaya dan Tembang Kenangan Meriahkan Acara
Pada sore hari, festival akan dimeriahkan parade budaya yang melibatkan ratusan warga Kaum Depok dengan mengenakan busana tempo dulu.
Parade tersebut akan bergerak dari Jalan Pemuda menuju kawasan YLCC untuk menghadirkan suasana bernuansa sejarah bagi pengunjung.
"Parade budaya menjadi salah satu atraksi yang menggambarkan perjalanan sejarah dan kehidupan masyarakat Depok dari masa ke masa," katanya.
Saat malam hari, kawasan Depok Lama akan menjadi ruang nostalgia melalui acara Depok Lama Tembang Kenangan yang menghadirkan lagu-lagu populer era 1970 hingga 1980-an.
Rangkaian kegiatan pada hari pertama akan ditutup dengan penampilan Koplo Disko yang memadukan musik modern dan semangat kebersamaan warga.
Pada 28 Juni 2026, kegiatan berlanjut dengan agenda internal YLCC berupa Ibadah Perayaan 312 Tahun Jemaat Masehi Depok di GPIB Immanuel Depok.
Masyarakat juga masih dapat menikmati pameran foto sejarah, bazar UMKM, serta menyaksikan penyelesaian mural dalam Festival Art Depok Lama.
Startik berharap festival tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat tetapi juga sarana untuk mengenal sejarah dan melestarikan warisan budaya Kota Depok.
"Harapannya masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati hiburan, tetapi juga semakin mengenal sejarah kotanya, menghargai warisan budaya yang dimiliki, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap Depok sebagai rumah bersama," ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





