
Pantau - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyatakan kolaborasi lintas sektor antara industri hiburan dan layanan keuangan digital dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan ekosistem ekonomi kreatif.
Sinergi Digital Perluas Peluang Ekonomi Kreatif
Irene Umar mengatakan integrasi berbagai sektor mampu memperluas akses pasar, meningkatkan pengalaman audiens, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi pelaku industri kreatif.
“Sinergi seperti ini menunjukkan bagaimana inovasi digital dapat memperluas akses pasar, meningkatkan pengalaman audiens, serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi pelaku ekonomi kreatif, termasuk musisi dan pelaku usaha pendukungnya,” ujarnya.
Menurut Irene, kolaborasi tersebut sejalan dengan misi Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memperkuat infrastruktur komersial industri musik dan memperluas akses pasar bagi pelaku ekonomi kreatif.
Ia menilai festival musik berskala besar memberikan dampak nyata melalui penciptaan nilai tambah ekonomi, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan rantai nilai industri kreatif.
Integrasi antara industri pertunjukan musik, teknologi digital, dan layanan keuangan juga diyakini dapat mendukung ekonomi kreatif sebagai salah satu mesin pertumbuhan baru nasional atau the new engine of growth.
Festival Musik Dinilai Dorong UMKM dan Industri Kreatif
Pernyataan tersebut disampaikan Irene saat menghadiri Allo Bank Festival 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (20/6).
Ia mengapresiasi festival tersebut karena dinilai menjadi contoh kolaborasi lintas sektor yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.
“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan industri festival musik komersial ini juga dibarengi dengan proteksi dan penguatan nilai ekonomi yang adil bagi seluruh pekerja seni di dalamnya. Festival besar ini harus menjadi standardisasi baru dalam hal tata kelola panggung, promosi, hingga hilirisasi produk musik yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Allo Bank Festival merupakan festival musik tahunan yang menggabungkan konser musik, area kuliner, dan berbagai aktivitas interaktif sejak pertama kali digelar pada 2022.
Festival tahun ini menghadirkan musisi dari berbagai genre mulai dari pop, dangdut, hingga K-pop dan berhasil menarik sekitar 15 ribu pengunjung.
Selain itu, kegiatan tersebut juga melibatkan 15 gerai UMKM yang turut merasakan dampak ekonomi dari penyelenggaraan festival.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





