HOME  ⁄  Ekonomi

Kemenperin Perkuat Industri Kerajinan Berbasis Kelapa Sawit untuk Dorong Ekonomi Sirkular dan Ekspor Nasional

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kemenperin Perkuat Industri Kerajinan Berbasis Kelapa Sawit untuk Dorong Ekonomi Sirkular dan Ekspor Nasional
Foto: Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita (sumber: Kemenperin)

Pantau - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat pengembangan industri kerajinan berbasis kelapa sawit sebagai upaya meningkatkan daya saing industri kreatif nasional, memperluas peluang usaha masyarakat, serta mendukung penerapan ekonomi sirkular yang berkelanjutan.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, “Industri kerajinan merupakan sektor yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan karena mampu menciptakan nilai tambah tinggi, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat ekonomi daerah.”

Penguatan Ekosistem Industri Kerajinan

Pemerintah terus memperkuat ekosistem industri kerajinan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan inovasi produk, dan perluasan akses pasar.

Agus Gumiwang menambahkan pengembangan industri kerajinan juga diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku dalam negeri sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat rantai pasok industri serta menciptakan peluang usaha baru yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Kemenperin mencatat nilai ekspor industri kerajinan pada kuartal I 2026 mencapai 165,27 juta dolar AS atau sekitar Rp2,97 triliun.

Nilai ekspor tersebut meningkat 4,08 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya apresiasi pasar internasional terhadap produk kerajinan Indonesia.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Emmy Suryandari menegaskan peningkatan daya saing industri kerajinan nasional memerlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Ia mengatakan, “Pengembangan keterampilan, pemanfaatan bahan baku alternatif, serta penerapan prinsip ekonomi sirkular menjadi faktor penting dalam menciptakan produk kerajinan yang bernilai tambah tinggi dan berkelanjutan."

Melalui berbagai program pendampingan dan peningkatan kapasitas, Kemenperin terus berupaya menghasilkan produk kreatif yang mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Workshop Kerajinan Berbasis Sawit di Kalimantan Utara

Sebagai bagian dari penguatan industri kerajinan nasional, Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Samarinda bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyelenggarakan Workshop Kerajinan Anyaman dan Kertas Seni Berbasis Kelapa Sawit di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada 22–26 Juni 2026.

Workshop tersebut mendapat dukungan pendanaan penuh dari BPDP melalui program ekonomi hijau berbasis sawit yang bertujuan meningkatkan nilai ekonomi produk kerajinan melalui optimalisasi pemanfaatan limbah dan produk samping sawit di industri kecil dan menengah kerajinan Provinsi Kalimantan Utara.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 pelaku usaha kerajinan yang berasal dari Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, dan Kabupaten Tana Tidung.

Peserta memperoleh pembekalan berupa teori dan praktik pembuatan kerajinan anyaman serta teori dan praktik pembuatan kertas seni dengan bahan baku utama yang berasal dari limbah dan produk samping kelapa sawit.

Kepala BSPJI Samarinda Ransi Pasae mengatakan pengembangan kerajinan berbasis limbah dan produk samping kelapa sawit menjadi salah satu strategi untuk mewujudkan ekonomi sirkular di wilayah perkebunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengungkapkan, “Pemanfaatan limbah dan produk samping kelapa sawit menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi merupakan langkah nyata dalam mendukung industri yang berkelanjutan. Selain mengurangi limbah, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan produk-produk kreatif unggulan yang dapat memperkuat perekonomian daerah.”

Penulis :
Shila Glorya