HOME  ⁄  Ekonomi

ATR/BPN Percepat Penerbitan KKPR untuk Perkuat Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan Nasional

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

ATR/BPN Percepat Penerbitan KKPR untuk Perkuat Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan Nasional
Foto: (Sumber :Wakil Menteri ATR/Waka BPN Ossy Dermawan saat mengikuti rapat di Jakarta. ANTARA/HO-ATR/BPN..)

Pantau - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mempercepat penerbitan Kegiatan Kesesuaian Pemanfaatan Ruang (KKPR) guna mendukung sinkronisasi tata ruang dengan tatanan kebandarudaraan nasional serta memperkuat investasi dan pembangunan sektor bandara.

Integrasi Tata Ruang dan Data Spasial Jadi Prioritas

Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan mengatakan penguatan tata kelola kebandarudaraan dilakukan melalui sinkronisasi Rencana Tata Ruang dengan tatanan kebandarudaraan nasional.

Ia mengungkapkan, "Integrasi data spasial, data pertanahan, data tata ruang, informasi geospasial, hingga data perizinan daerah akan membuat proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, akurat, dan terintegrasi."

Selain mempercepat penerbitan KKPR, ATR/BPN juga mendukung pengadaan tanah untuk kepentingan umum serta memperkuat pengendalian tata ruang agar perkembangan kawasan tetap sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Ia mengungkapkan, "Serta penguatan pengendalian tata ruang agar perkembangan kawasan tetap sesuai rencana yang telah ditetapkan."

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekosistem Bandara

Ossy menyampaikan pentingnya pengendalian pemanfaatan ruang sejak tahap perencanaan, perizinan, hingga pengawasan secara berkelanjutan.

Ia mengungkapkan, "Ke depan, pengendalian perlu dilakukan sejak tahap perencanaan, perizinan, hingga pengawasan secara berkelanjutan."

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri terkait Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Kamis (25/6).

AHY menegaskan penguatan regulasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi tujuan utama dalam membangun tata kelola ekosistem kebandarudaraan yang lebih baik.

Ia mengungkapkan, "Mari kita kawal bersama pengelolaan ekosistem kebandarudaraan secara profesional, modern, dan inklusif guna akan menghadirkan berbagai manfaat, terutama bagi sektor ekonomi, pariwisata, industri kreatif, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat."

Penulis :
Aditya Yohan