
Pantau - Tingkat inflasi tahunan (year on year/yoy) Iran mencapai 88,6 persen pada bulan Khordad atau periode 22 Mei hingga 21 Juni 2026, berdasarkan data Pusat Statistik Iran yang dipublikasikan kantor berita resmi IRNA.
Data tersebut menunjukkan Indeks Harga Konsumen (IHK) Iran mencapai 656,4 poin pada periode tersebut.
Dibandingkan bulan sebelumnya, IHK meningkat sebesar 5,9 persen.
Secara tahunan, IHK tercatat naik 88,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Inflasi Meningkat dalam Periode 12 Bulan
Pusat Statistik Iran juga melaporkan selama periode 12 bulan yang berakhir pada 21 Juni 2026, IHK tumbuh 62 persen dibandingkan periode 12 bulan sebelumnya.
Data tersebut menunjukkan tekanan inflasi di Iran terus berlanjut dalam beberapa bulan terakhir.
Laporan yang dikutip IRNA menyebut percepatan inflasi terjadi sejak Amerika Serikat kembali memberlakukan sanksi terhadap Iran setelah menarik diri dari perjanjian nuklir 2015 antara Teheran dan sejumlah negara besar.
Konflik Turut Membayangi Kondisi Ekonomi
Laporan tersebut juga menyebut inflasi Iran terus meningkat di tengah konflik yang melibatkan Iran dengan Israel dan Amerika Serikat sejak awal tahun ini.
Data inflasi tersebut bersumber dari Pusat Statistik Iran dan dipublikasikan melalui kantor berita resmi IRNA.
- Penulis :
- Gerry Eka





