HOME  ⁄  Ekonomi

BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Modal Asing Masuk US$9 Miliar

Oleh Khalied Malvino
SHARE   :

BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Modal Asing Masuk US$9 Miliar
Foto: BI naikkan suku bunga jadi 5,75 persen, inflow capai US$9 miliar dan likuiditas tembus Rp1.000 triliun. (PANTAU/Khalied Malvino)

Pantau - Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 100 basis poin menjadi 5,75 persen dalam satu bulan terakhir sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Kebijakan ini diikuti dengan penyesuaian harga pada berbagai instrumen keuangan, termasuk Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN), yang mendorong masuknya aliran modal asing.

“Dalam upaya menjaga stabilitas nilai tukar dan likuiditas, Bank Indonesia telah mengambil langkah kebijakan jangka pendek, salah satunya dengan menaikkan suku bunga acuan,” ungkap Wakil Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti saat jumpa pers bersama pimpinan DPR, Kemenkeu, dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026). 

Sepanjang tahun berjalan hingga akhir Juni 2026, aliran masuk modal (inflow) pada portofolio SBN dan SRBI tercatat mencapai sekitar 9 miliar dolar AS.

Menurut Destry, masuknya dana tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor global terhadap perekonomian Indonesia.

“Hal ini juga diharapkan berdampak pada peningkatan kepercayaan domestik,” katanya.

Di sisi lain, Bank Indonesia juga memperkuat likuiditas di pasar melalui operasi moneter.

“Ekspansi likuiditas meningkat dari sekitar Rp600 triliun pada akhir Mei menjadi Rp1.000 triliun pada akhir Juni 2026,” jelasnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar uang dan valuta asing, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas ekonomi,” ujar Destry.

Penulis :
Khalied Malvino