HOME  ⁄  Ekonomi

Pemerintah Masih Evaluasi Insentif Kendaraan Listrik Sambil Siapkan Program Mobil Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemerintah Masih Evaluasi Insentif Kendaraan Listrik Sambil Siapkan Program Mobil Nasional
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Pengendara mengisi daya kendaraan di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN, Gambir Jakarta, Senin. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A..)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah masih mengevaluasi kebijakan insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) seiring persiapan pengembangan program mobil nasional.

Insentif EV Belum Dipastikan Berlaku

Airlangga mengatakan pemerintah belum memastikan apakah insentif kendaraan listrik akan mulai diterapkan pada Agustus 2026 sebagaimana sempat diwacanakan sebelumnya.

Ia mengungkapkan, "Nanti masih dievaluasi, terutama kita sedang mempersiapkan mobil nasional."

Pernyataan tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan mengenai kepastian waktu pemberlakuan insentif EV dan alasan kebijakan tersebut belum diimplementasikan.

Meski demikian, Airlangga belum menjelaskan lebih lanjut pertimbangan pemerintah terkait evaluasi insentif kendaraan listrik.

Pemerintah Kaji Dukungan bagi Industri EV

Pemerintah saat ini masih mengkaji pemberian insentif untuk mendorong penjualan kendaraan listrik sekaligus memperkuat ekosistem industri EV di dalam negeri.

Hingga kini, pemerintah juga belum mengumumkan keputusan final mengenai bentuk maupun waktu pelaksanaan insentif tersebut.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) pada kuartal I 2026 mencapai 33.150 unit atau meningkat 95,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, populasi sepeda motor listrik pada Februari 2026 tercatat sebanyak 236.451 unit atau sekitar 65 persen dari total populasi kendaraan listrik nasional.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan insentif kendaraan listrik yang ditargetkan mencakup masing-masing 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit sepeda motor listrik pada 2026.

Untuk sepeda motor listrik, nilai insentif diperkirakan sebesar Rp5 juta per unit, sedangkan besaran subsidi untuk mobil listrik masih belum diumumkan.

Penulis :
Ahmad Yusuf