
Pantau - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengawal penambahan pasokan solar melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Merauke, Papua Selatan, setelah menerima keluhan petani terkait kebutuhan bahan bakar untuk mendukung operasional sektor pertanian.
Mentan Langsung Hubungi Pertamina
Amran menghubungi langsung PT Pertamina (Persero) untuk menindaklanjuti permintaan petani yang mengusulkan pembangunan SPBU solar khusus bagi sektor pertanian di Merauke.
"Kami langsung fasilitasi, kami sudah telepon tadi (Pertamina). Justru kami bahagia karena kekurangan solar, artinya mereka semangat untuk bertani," kata Amran.
Mentan juga memerintahkan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian agar segera berkoordinasi dengan Pertamina.
"Dirjen (PSP), tolong telepon sekarang ke Pertamina. Cari nomor teleponnya, telepon," ujarnya.
Menurut Amran, meningkatnya kebutuhan solar menunjukkan aktivitas pertanian di Merauke terus berkembang.
"Saya bahagia karena bapak-bapak (petani) kesulitan solar. Artinya bapak-bapak ini mau kerja keras. Kalau dulu dikirim solar tidak dipakai, sekarang kekurangan solar. Saya bangga dengan kekurangan itu," ungkapnya.
Pertamina Setujui Penambahan Kuota Solar
Amran memastikan komunikasi dengan Pertamina telah menghasilkan persetujuan untuk menambah kuota solar bagi petani di Merauke.
"Kami telepon langsung Pertamina, mereka sudah setuju untuk menambah kuotanya. Jadi tidak ada masalah," katanya.
Ia menambahkan koordinasi antara Kementerian Pertanian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta PT Pertamina (Persero) berjalan dengan baik sehingga penambahan kuota diharapkan segera direalisasikan.
"Koordinasi kami dengan Menteri ESDM Pak Bahlil Lahadalia, Dirut Pertamina sangat baik," ujarnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





