
Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat 17,50 poin atau 0,30 persen ke level 5.893,28 pada perdagangan Senin (6/7), didorong optimisme pelaku pasar global terhadap peluang pelonggaran kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, The Fed.
Sentimen Global Topang Penguatan IHSG
Indeks LQ45 juga naik 1,30 poin atau 0,22 persen ke posisi 583,08.
Head of Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata mengungkapkan, “Sentimen domestik masih dibayangi defisit neraca perdagangan pertama sejak April 2020, kontraksi aktivitas manufaktur, serta peringatan Fitch Ratings terkait penurunan cadangan devisa.”
Menurut Liza, sentimen pasar global cenderung positif setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat lebih lemah dari ekspektasi sehingga memperkuat peluang The Fed mengambil kebijakan yang lebih dovish.
Ia mengungkapkan, “Pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga dan meningkatkan posisi pada aset berisiko.”
Pelaku pasar juga mencermati rilis data ISM Services PMI Amerika Serikat, risalah rapat FOMC The Fed, data inflasi China, serta perkembangan negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Selain itu, meredanya ketegangan di Timur Tengah dan pulihnya aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz turut membantu mengurangi kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global.
Investor Pantau Data Domestik dan Kebijakan Pajak Digital
Dari dalam negeri, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mulai memperkuat pengawasan perpajakan ekonomi digital melalui pemanfaatan data transaksi dari sejumlah marketplace.
Melalui PMK Nomor 37 Tahun 2025, marketplace ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 sebesar 0,5 persen atas omzet pedagang mulai 1 Agustus 2026.
Pelaku pasar juga menantikan rilis data cadangan devisa, indeks keyakinan konsumen, penjualan ritel Bank Indonesia, serta perkembangan nilai tukar rupiah.
Pada perdagangan regional Asia, indeks Nikkei melemah 0,93 persen, indeks Shanghai turun 0,26 persen, sementara indeks Hang Seng menguat 1,25 persen dan Strait Times naik 0,02 persen.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





