
Pantau - Jakarta Futures Exchange (JFX) mencatat nilai transaksi olein menembus lebih dari Rp7,3 triliun sepanjang Juni 2026, didorong dinamika pasar global yang memengaruhi harga komoditas dan energi.
Transaksi Olein dan Timah Menguat
Direktur Utama JFX Yazid Kanca Surya mengatakan peningkatan aktivitas perdagangan menunjukkan perubahan pasar global justru membuka peluang bagi pelaku usaha dalam mengelola risiko dan memanfaatkan momentum transaksi.
"Sebaliknya, perubahan harga yang terjadi justru membuka ruang bagi pelaku pasar untuk mengelola risiko sekaligus memanfaatkan peluang transaksi melalui bursa," ungkap Yazid.
Volume transaksi olein meningkat selama tiga pekan berturut-turut, dari 6,2 ribu lot pada awal Juni menjadi 27 ribu lot pada pekan terakhir.
Nilai transaksi juga naik dari Rp1,3 triliun menjadi Rp2,8 triliun pada pekan terakhir Juni sehingga total transaksi olein sepanjang bulan tersebut mencapai lebih dari Rp7,3 triliun.
Sementara itu, perdagangan timah ekspor mencatat nilai transaksi Rp2,6 triliun dengan volume meningkat dari 300 ton menjadi 1.280 ton pada paruh kedua Juni.
Gejolak Global Dorong Aktivitas Bursa
Yazid menjelaskan peningkatan transaksi olein dipengaruhi pergerakan harga energi global setelah meredanya konflik Amerika Serikat dan Iran serta pulihnya jalur pelayaran di Selat Hormuz yang memicu koreksi harga minyak mentah sekitar 10 persen.
Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi harga CPO dan olein di pasar internasional maupun domestik.
Ia menambahkan peningkatan transaksi timah juga didukung keluarnya izin Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sejumlah smelter serta tingginya permintaan global dari industri teknologi, termasuk artificial intelligence (AI) dan semikonduktor.
Yazid menegaskan aktivitas perdagangan selama Juni menunjukkan mekanisme bursa semakin relevan dalam menghadapi dinamika pasar komoditas global yang berubah cepat.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





