
Pantau - Pemerintah menargetkan sebanyak 40 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) beroperasi hingga akhir 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah mengatakan pemerintah tidak hanya berfokus pada penyelesaian pembangunan fisik koperasi, tetapi juga menyiapkan pengelola agar mampu menjalankan koperasi secara profesional.
Fokus Siapkan Manajer Koperasi
Farida menjelaskan salah satu prioritas pemerintah saat ini adalah menyiapkan manajer KDMP melalui pelatihan manajerial yang disusun secara terstruktur.
“Sehingga mereka memiliki kapasitas dan kompetensi untuk membangun, mengembangkan, dan mengelola koperasi secara profesional sejak mulai beroperasi,” ujarnya.
Ia menegaskan keberhasilan program KDMP tidak hanya ditentukan oleh tersedianya bangunan atau sarana pendukung, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mengelola kegiatan usaha koperasi.
Pemerintah juga menyiapkan pembekalan mengenai tata kelola koperasi, pengelolaan usaha, hingga pelayanan kepada anggota dan masyarakat melalui pelatihan calon manajer yang berlangsung pada 17–31 Juli 2026.
Infrastruktur dan Operasional Dipercepat
Pemerintah terus mempercepat penyelesaian infrastruktur dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar target operasional 40 ribu koperasi pada akhir 2026 dapat tercapai.
Berdasarkan data Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) per 9 Juli 2026, sebanyak 35.870 titik pembangunan koperasi telah terverifikasi.
Dari jumlah tersebut, sekitar 20 ribu unit masih dalam tahap pembangunan, sedangkan sekitar 15.500 Kopdes Merah Putih telah rampung 100 persen.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





