HOME  ⁄  Ekonomi

KAI Catat Joglosemarkerto Jadi KA Komersial Terfavorit dengan 730.575 Penumpang pada Semester I 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

KAI Catat Joglosemarkerto Jadi KA Komersial Terfavorit dengan 730.575 Penumpang pada Semester I 2026
Foto: (Sumber :Layani 730.575 Pelanggan, Joglosemarkerto Jadi Primadona KA Komersial Semester I 2026.)

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat KA Joglosemarkerto menjadi layanan kereta api komersial favorit pada Semester I 2026 dengan melayani 730.575 pelanggan atau meningkat 10,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 662.409 pelanggan.

Dua perjalanan KA Joglosemarkerto juga menempati posisi teratas kereta api komersial dengan volume pelanggan tertinggi, yakni KA 187 yang melayani 268.545 pelanggan dan KA 193 sebanyak 253.411 pelanggan selama Januari hingga Juni 2026.

Pola Perjalanan Melingkar Jadi Daya Tarik

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap Joglosemarkerto dipengaruhi pola perjalanan melingkar yang menghubungkan berbagai kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Joglosemarkerto menjawab kebutuhan perjalanan antarkota yang sangat beragam. Pelanggan dapat menggunakannya untuk bekerja, menempuh pendidikan, menjalankan usaha, mengunjungi keluarga, memperoleh layanan kesehatan, maupun menikmati destinasi wisata,” ungkap Anne.

KA 187 melayani relasi Solo Balapan–Semarang Tawang–Tegal–Purwokerto–Solo Balapan–Semarang Tawang, sedangkan KA 193 melayani relasi Solo Balapan–Purwokerto–Tegal–Semarang Tawang–Solo Balapan.

Menurut Anne, karakter perjalanan tersebut memungkinkan satu kursi digunakan bergantian oleh beberapa pelanggan pada segmen perjalanan yang berbeda sehingga meningkatkan efisiensi kapasitas angkut.

“Pelanggan Joglosemarkerto berasal dari banyak kota dengan tujuan yang berbeda. Tingginya pergantian penggunaan kursi menunjukkan bahwa layanan ini relevan untuk perjalanan jarak pendek, menengah, maupun perjalanan yang lebih panjang,” ujarnya.

Topang Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

KAI mencatat tingkat okupansi KA 187 mencapai 255 persen dan KA 193 sebesar 241 persen selama Semester I 2026, yang menunjukkan tingginya pergantian penggunaan kursi pada setiap segmen perjalanan, bukan jumlah penumpang dalam satu waktu.

Kinerja tersebut didukung tingginya aktivitas ekonomi di wilayah lintasan Joglosemarkerto yang menghubungkan pusat pendidikan, perdagangan, industri, pemerintahan, hingga destinasi wisata di Jawa Tengah dan DIY.

Anne menilai konektivitas antarkota yang terbangun melalui layanan tersebut memberi kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, hingga sektor pariwisata.

“Ketika berbagai pusat kegiatan dapat dijangkau dalam satu pola perjalanan, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menyusun perjalanan sesuai kebutuhan. Akses antarkota yang baik juga membantu mempertemukan pelanggan dengan produk, jasa, pendidikan, pekerjaan, dan destinasi yang tersedia di masing-masing daerah,” katanya.

KAI juga mencatat layanan KA Jarak Jauh komersial secara keseluruhan melayani 19.230.100 pelanggan pada Semester I 2026 atau meningkat 8,8 persen dibandingkan Semester I 2025 yang mencapai 17.670.625 pelanggan.

“Joglosemarkerto memberi gambaran bahwa layanan yang membaca hubungan antarkota secara tepat dapat membentuk pasar perjalanan yang kuat. Pola naik dan turun pelanggan pada setiap segmen menjadi informasi penting untuk menyusun kapasitas, jadwal, serta pilihan pemberhentian yang semakin sesuai dengan kebutuhan tiap daerah,” tutup Anne.

Penulis :
Ahmad Yusuf