HOME  ⁄  Ekonomi

Wamen Ekraf Dorong Ekosistem Bisnis Musik yang Sehat untuk Perkuat Daya Saing Musisi Indonesia

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wamen Ekraf Dorong Ekosistem Bisnis Musik yang Sehat untuk Perkuat Daya Saing Musisi Indonesia
Foto: (Sumber :Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menerima audiensi Band Ali di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (16/7/2026). ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif.)

Pantau - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mendorong terbentuknya ekosistem bisnis musik yang sehat dan berkelanjutan agar musisi Indonesia mampu terus berkarya serta meningkatkan daya saing di pasar global.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima audiensi ALI Band di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, sebagai bagian dari upaya memahami tantangan industri musik nasional.

Pemerintah Siapkan Kebijakan yang Tepat Sasaran

"Kementerian Ekraf ingin memahami bisnis model industri musik secara menyeluruh, sehingga bisa menghadirkan solusi yang relevan. Musisi tidak cukup memperoleh panggung, tetapi juga harus memiliki ekosistem bisnis yang sehat sehingga dapat terus berkarya dan berkembang," ujar Irene.

Ia menjelaskan keberlanjutan industri musik tidak dapat hanya mengandalkan festival, tetapi juga membutuhkan sumber pendapatan yang berkelanjutan melalui berbagai kanal distribusi, komunitas penggemar, serta kolaborasi lintas sektor.

Kementerian Ekonomi Kreatif juga memetakan berbagai tantangan untuk mendukung ekspansi musisi Indonesia ke pasar internasional, termasuk memperkuat storytelling yang memiliki karakter khas dibandingkan negara lain.

"Industri kreatif membutuhkan identitas dan orisinalitas yang kuat. Inilah yang harus menjadi inspirasi bagi banyak musisi Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan," ungkap Irene.

ALI Band Siap Bawa Musik Indonesia ke Panggung Global

Irene menyatakan dukungannya terhadap rencana tur ALI Band ke Amerika Serikat sebagai upaya memperkenalkan karakter musik Indonesia yang unik di tingkat internasional.

Bassist ALI Band Arswandaru Cahyo menjelaskan perpaduan musik funk, disko, soul Timur Tengah, dan berbagai pengaruh budaya menjadi daya tarik utama grup tersebut saat tampil di Eropa, Amerika Serikat, hingga Australia.

"Wamenekraf begitu juga men-crack solusi sehingga kami berharap subsektor musik Indonesia tentu lebih berkembang dan kami yakin sangat layak berada di platform global sehingga bisa terus diperhitungkan. Kami juga ingin pemerintah membantu sebagai support system untuk para musisi saat menghadapi obstacle jelang persiapan tur internasional,” ujar Arswandaru.

Penulis :
Ahmad Yusuf