
Pantau - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menjajaki peluang kolaborasi dengan Universitas Sahid untuk mempercepat lahirnya talenta kreatif melalui inkubasi startup, penguatan riset industri, dan pengembangan ekosistem ekonomi kreatif nasional sebagai implementasi Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045.
Teuku Riefky Harsya mengatakan, "Saya melihat kompetensi yang dimiliki Universitas Sahid selaras dengan berbagai subsektor ekonomi kreatif. Keselarasan tersebut menjadi modal yang baik untuk mengembangkan kolaborasi dalam penguatan talenta, riset, dan inovasi ekonomi kreatif."
Dalam pertemuan tersebut, Universitas Sahid mengajukan enam program kolaborasi strategis, yakni Creative Hub Kampus dan Beasiswa Konten Kreator, Desa Kreatif melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat, kolaborasi heksaheliks tingkat kampus, inkubasi dan akselerasi startup kreatif, rekognisi pembelajaran bagi pelaku ekonomi kreatif melalui konversi SKS, serta sosialisasi Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi kreator konten.
Kementerian Ekonomi Kreatif dan Universitas Sahid juga membahas peluang kerja sama dalam pelatihan, seminar, workshop, kompetisi, pendampingan UMKM, dan pengembangan riset.
Sejumlah Program Dinilai Sejalan dengan Kebijakan Kementerian
Menteri Ekonomi Kreatif menyatakan sejumlah usulan Universitas Sahid telah sejalan dengan arah kebijakan kementerian.
Program tersebut meliputi pengembangan Desa Kreatif, Creative Hub, serta pengembangan talenta ekonomi kreatif.
Melalui audiensi tersebut, kedua pihak berkomitmen menindaklanjuti pembahasan teknis untuk memperkuat pengembangan talenta, riset, inovasi, dan kewirausahaan sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Kementerian Ekonomi Kreatif juga akan membahas lebih lanjut sejumlah program prioritas, termasuk kolaborasi bersama asosiasi kreator konten, pengembangan inkubasi startup kreatif, dan sosialisasi Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi kreator konten.
Universitas Sahid Siap Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif
Rektor Universitas Sahid Giyatmi menyatakan kampus siap mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui kapasitas akademik yang dimiliki.
Ia mengatakan, "Kami berharap ada banyak hal yang dapat dikolaborasikan sesuai kapasitas Universitas Sahid. Apapun yang memiliki irisan dengan ekonomi kreatif, kami siap berkontribusi melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia serta kemajuan bangsa dan negara."
- Penulis :
- Shila Glorya





