HOME  ⁄  Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp17.977 per Dolar AS di Tengah Meningkatnya Eskalasi Konflik AS-Iran

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rupiah Melemah ke Rp17.977 per Dolar AS di Tengah Meningkatnya Eskalasi Konflik AS-Iran
Foto: (Sumber :Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc..)

Pantau - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin pagi melemah 56 poin atau 0,31 persen menjadi Rp17.977 per dolar Amerika Serikat dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.921 per dolar AS akibat meningkatnya eskalasi konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi meningkatnya ketegangan geopolitik yang mendorong kenaikan harga minyak dan penguatan indeks dolar AS.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah pada kisaran di Rp17.900- Rp18 ribu dipengaruhi faktor global eskalasi konflik geopolitik yang berakibat pada kenaikan harga minyak dan index dollar yang menguat,” ungkap Rully.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan dimulainya serangkaian serangan baru terhadap Iran yang disebut bertujuan melemahkan kemampuan Iran mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz serta merespons serangan terhadap personel militer Amerika Serikat di Yordania.

Berdasarkan laporan Anadolu, Iran kemudian melancarkan serangan drone terhadap dua instalasi militer Amerika Serikat di Kuwait, termasuk gudang amunisi di Camp Al Adiri serta sistem rudal Patriot dan instalasi radar pertahanan udara di Pangkalan Udara Ali Al Salem.

Dari dalam negeri, pelaku pasar memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuan menjadi 6 persen dalam Rapat Dewan Gubernur pada Rabu, 22 Juli 2026.

“Alasan utama kenaikan suku bunga acuan diantaranya inflasi, nilai rupiah, dan volatility pasar saham seiring dengan review oleh lembaga rating global,” ujarnya.

Keputusan suku bunga Bank Indonesia diperkirakan menjadi salah satu sentimen utama yang akan memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari ke depan.

Penulis :
Aditya Yohan