HOME  ⁄  Ekonomi

Investor Tiongkok Bidik Singkawang Jadi Pusat Riset Pertanian dan Teknologi di Kalimantan Barat

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Investor Tiongkok Bidik Singkawang Jadi Pusat Riset Pertanian dan Teknologi di Kalimantan Barat
Foto: (Sumber :Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie saat memimpin rapat kerja sama antara Pemerintah Kota Singkawang dan delegasi Tiongkok, Rabu (5/8/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Singkawang.)

Pantau - Investor Tiongkok berencana menjadikan Kota Singkawang, Kalimantan Barat, sebagai pusat riset pertanian dan teknologi melalui pembangunan sejumlah laboratorium penelitian yang mendukung sektor pertanian, pangan, peternakan, serta pengelolaan sumber daya air, dengan target penyelesaian paling lambat 20 Mei 2027.

Perwakilan Aliansi Sains dan Teknologi Universitas Pertanian Tiongkok, Mr Jay, mengungkapkan, "Selain laboratorium riset pertanian, kami juga akan membangun laboratorium pengujian kualitas air, melakukan pemetaan sumber air bersih di Kota Singkawang, serta menghadirkan teknologi pengolahan air limbah."

Laboratorium yang direncanakan meliputi Laboratorium Protein Hewan dan Teknologi Pangan, Laboratorium Pengembangan Energi Baru Berbasis Kelapa Sawit, serta Laboratorium Peningkatan Nilai Tambah Produk Tanaman dan Buah untuk mendukung hilirisasi komoditas unggulan Kalimantan Barat.

Teknologi Peternakan Modern Jadi Bagian Investasi

Perwakilan Shanghai Extra Machinery, Profesor Yang, menawarkan sistem peternakan terintegrasi berbasis Internet of Things (IoT) Netfarm yang mencakup penyimpanan dan distribusi hasil peternakan, peternakan babi, ayam petelur, ayam pedaging, ternak lainnya, hingga sistem produksi akuakultur.

Teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung pengembangan industri peternakan modern di Singkawang.

Pemkot Siap Fasilitasi Perizinan

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyambut baik rencana investasi tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah memperkuat sektor pertanian berbasis inovasi dan teknologi.

"Kami siap membantu menyediakan seluruh data yang diperlukan dan memfasilitasi proses perizinan agar pembangunan laboratorium ini dapat segera direalisasikan," ungkap Tjhai Chui Mie.

Pemerintah Kota Singkawang menilai keberadaan laboratorium riset akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan pertanian, peternakan, dan industri pengolahan hasil pertanian, sekaligus membuka lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Kota Singkawang akan terus menjalin komunikasi dengan calon investor untuk mempercepat realisasi proyek agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, dan pangan.

Penulis :
Ahmad Yusuf