HOME  ⁄  Ekonomi

Kemenko IPK Ungkap Kajian Awal Perpanjangan Kereta Cepat Whoosh hingga Surabaya Sudah Dimulai

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenko IPK Ungkap Kajian Awal Perpanjangan Kereta Cepat Whoosh hingga Surabaya Sudah Dimulai
Foto: (Sumber :Asisten Deputi Pengembangan Konektivitas Antar Wilayah Kemenko IPK Djoko Hartoyo saat ditemui ANTARA di Jakarta, Rabu (5/8/2026). ANTARA/Aji Cakti/aa.)

Pantau - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) mengungkapkan telah melakukan kajian awal terkait rencana perpanjangan jalur kereta cepat Whoosh dari Bandung hingga Surabaya sebagai bagian dari pengembangan jaringan transportasi nasional.

Asisten Deputi Pengembangan Konektivitas Antar Wilayah Kemenko IPK, Djoko Hartoyo, mengatakan kajian tersebut masih berada pada tahap awal.

"Ada kajian awal banget ya, awal pokoknya," ujar Djoko Hartoyo.

Ia menjelaskan kajian awal tersebut mencakup pembahasan mengenai tiga opsi trase atau jalur yang akan menjadi alternatif perpanjangan lintasan dari Bandung menuju Surabaya.

"Jadi bahan, jadi bahan untuk kajian berikutnya sekaligus menentukan lewat mana ini," katanya.

Restrukturisasi KCJB Jadi Tolok Ukur

Kementerian Perhubungan sebelumnya menyatakan restrukturisasi keuangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) akan menjadi tolok ukur sebelum pemerintah memutuskan perpanjangan jalur kereta cepat hingga Surabaya bahkan Banyuwangi.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono menyebut kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Pemerintah akan mengevaluasi kelayakan proyek berdasarkan hasil restrukturisasi keuangan KCJB sebelum melanjutkan pengembangan jalur ke Jawa Timur.

Pemerintah Siapkan Pengembangan Secara Bertahap

Sebelumnya, Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan pengembangan proyek Whoosh menuju Jawa Timur dilakukan secara paralel sembari menunggu proses restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebagai operator KCJB.

Ia juga mengungkapkan telah bertemu dengan Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia untuk membahas rencana pengoperasian Whoosh hingga Banyuwangi.

Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Komite Kereta Cepat Antara Jakarta dan Bandung melalui Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2026 dengan menunjuk AHY sebagai ketuanya guna mempercepat pengembangan proyek kereta cepat nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf