HOME  ⁄  Ekonomi

Wamenkeu Menyatakan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2026 Menunjukkan Gairah Ekonomi Tetap Terjaga

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wamenkeu Menyatakan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II 2026 Menunjukkan Gairah Ekonomi Tetap Terjaga
Foto: (Sumber :Tangkapan layar - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung. ANTARA/Muhammad Baqir Idrus Alatas/pri..)

Pantau - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 menunjukkan gairah perekonomian nasional masih berjalan baik meski sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada triwulan II 2026 dengan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan mencapai Rp3.576,2 triliun, meningkat dari Rp3.396,6 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

“Pertumbuhan di triwulan II ini sedikit lebih rendah dibanding triwulan I, tetapi gairah ekonomi masih berjalan dengan baik,” ungkap Juda di Jakarta, Rabu.

Indikator Ekonomi Menunjukkan Tren Positif

Juda mengatakan sejumlah indikator ekonomi memperlihatkan aktivitas produksi dan investasi masih mengalami peningkatan.

Menurutnya, Purchasing Managers’ Index (PMI) telah berada pada fase ekspansi.

Selain itu, impor barang modal dan bahan baku juga menunjukkan peningkatan kinerja yang menjadi sinyal berlanjutnya aktivitas industri.

Pemerintah meyakini target pertumbuhan ekonomi 2026 pada kisaran 5,6 hingga 6,0 persen masih dapat dicapai.

Stimulus Semester II Diharapkan Perkuat Pertumbuhan

Pemerintah menyiapkan berbagai stimulus pada semester II 2026, termasuk untuk sektor manufaktur dan otomotif, guna memperkuat aktivitas ekonomi nasional.

Juda juga menegaskan optimisme tersebut didukung oleh daya beli masyarakat yang tetap terjaga.

Menurutnya, deflasi pada Juli 2026 tidak disebabkan melemahnya permintaan masyarakat, melainkan dipengaruhi penurunan harga sejumlah komoditas seperti bawang merah dan emas.

Penulis :
Ahmad Yusuf