
Pantau - Center of Economic and Law Studies (Celios) mendorong kerja sama industri halal antara Indonesia dan Thailand tidak hanya meningkatkan perdagangan, tetapi juga memperkuat posisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia dalam rantai pasok regional.
Peneliti Celios Isnawati Hidayah mengatakan penguatan investasi, pembangunan fasilitas produksi yang saling terhubung, penggunaan bahan baku dalam negeri, transfer teknologi, serta pelibatan UMKM menjadi faktor penting agar Indonesia memperoleh manfaat maksimal dari kerja sama tersebut.
"Jadi harapannya kalau ada pembukaan akses kerja sama tersebut, Indonesia itu harus mampu menyeimbangkan dengan investasi yang kuat, pembangunan fasilitas produksi yang saling terhubung, dan adanya penggunaan bahan baku dari Indonesia, transfer teknologi, melibatkan UMKM, dan kita bisa mengajak untuk UMKM lokal itu masuk ke rantai pasok regional," ungkap Isnawati.
Kerja Sama Harus Beri Nilai Tambah bagi Indonesia
Isnawati menilai kerja sama integrated halal value chain Indonesia-Thailand merupakan peluang yang rasional dan berpotensi saling menguntungkan.
"Kalau kita lihat kerja sama integrated halal value chain Indonesia-Thailand ini merupakan peluang yang rasional antara kedua belah pihak yang diharapkan saling menguntungkan," ujarnya.
Ia mengingatkan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk Thailand dan perlu memastikan kerja sama mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih komprehensif.
Menurutnya, keberhasilan kerja sama juga harus diukur dari peningkatan ekspor produk halal bernilai tambah, pertumbuhan investasi, serta bertambahnya UMKM yang masuk ke rantai pasok regional.
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Penguatan Industri Halal
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menyepakati penguatan kerja sama pengembangan industri halal melalui pembangunan rantai nilai regional dan global dalam pertemuan bilateral di Jakarta pada 3 Agustus 2026.
Prabowo mengatakan, "Dengan keunggulan masing-masing di sektor industri halal, Indonesia dan Thailand dapat saling mendukung dalam membangun rantai nilai industri halal regional dan global."
Kedua negara juga sepakat memperluas investasi, meningkatkan akses pasar, mempererat kemitraan antarpelaku usaha melalui Joint Trade Committee, serta memperkuat kerja sama di sektor ketahanan pangan, logistik, rantai pasok, energi, dan ekonomi digital.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



