HOME  ⁄  Ekonomi

Tol Prosiwangi Siap Beroperasi, Telkom Pangkas 34 Entitas dalam Transformasi BUMN

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tol Prosiwangi Siap Beroperasi, Telkom Pangkas 34 Entitas dalam Transformasi BUMN
Foto: (Sumber :Kendaraan melintasi ruas Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/wsj/pri..)

Pantau - Sejumlah perkembangan ekonomi mewarnai Jumat (7/8/2026), mulai dari kesiapan pengoperasian Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) sepanjang 24 kilometer hingga langkah PT Telkom Indonesia memangkas 34 entitas usaha dalam proses transformasi BUMN.

Kabar ekonomi lainnya mencakup target pemerintah menghentikan praktik open dumping di TPST Bantar Gebang pada 2027, posisi cadangan devisa Indonesia sebesar 145,3 miliar dolar AS, serta pertumbuhan industri tekstil dan pakaian jadi sebesar 6,36 persen secara tahunan pada triwulan II-2026.

Tol Prosiwangi Siap Beroperasi, Bantar Gebang Jadi Perhatian

Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan pengoperasian Jalan Tol Prosiwangi Seksi 1 dan Seksi 2 sepanjang 24 kilometer setelah pembangunan ruas tersebut rampung.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi, tetapi juga menjadi instrumen pemerataan pembangunan wilayah dan penguatan ekonomi daerah.

Pemerintah juga menargetkan TPST Bantar Gebang di Bekasi terbebas dari praktik open dumping pada 2027 melalui penerapan sistem controlled landfill.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menyebut penanganan Bantar Gebang menjadi salah satu agenda prioritas karena berkaitan dengan pengelolaan sampah Jakarta dan berpotensi menjadi model perbaikan tata kelola sampah secara nasional.

Sementara itu, Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 sebesar 145,3 miliar dolar AS atau turun tipis 0,3 miliar dolar AS dibandingkan posisi akhir Juni sebesar 145,6 miliar dolar AS.

Industri Tekstil Tumbuh, Telkom Rampingkan Entitas Usaha

Asosiasi Pertekstilan Indonesia mencatat pertumbuhan industri tekstil dan pakaian jadi mencapai 6,36 persen secara tahunan pada triwulan II-2026.

"Pertumbuhan 6,36 persen menunjukkan bahwa industri tekstil dan pakaian jadi masih memiliki daya tahan dan ruang ekspansi," kata Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia Ian Syarif.

Pada sektor BUMN, PT Telkom Indonesia memangkas 34 dari total 67 entitas usaha sebagai bagian dari proses transformasi untuk membangun organisasi yang lebih ramping, efisien, dan kompetitif.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menegaskan transformasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi perusahaan sekaligus memperbesar penciptaan nilai.

"Transformasi bukan soal mengubah struktur semata. Yang paling penting, perusahaan bisa bergerak lebih cepat, lebih efisien, dan menciptakan nilai yang lebih besar," ujar Dony.

Penulis :
Ahmad Yusuf