HOME  ⁄  Ekonomi

Jakarta Selatan Dukung Pertumbuhan Ekonomi 5,52 Persen untuk Perkuat Transformasi Kota Global

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Jakarta Selatan Dukung Pertumbuhan Ekonomi 5,52 Persen untuk Perkuat Transformasi Kota Global
Foto: Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo saat memimpin Upacara Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI), di halaman Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Senin 17/8/2026 (sumber: Kominfotik Jakarta Selatan)

Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mendukung pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencapai 5,52 persen pada triwulan II-2026 sebagai modal mempercepat transformasi Jakarta menjadi pusat perekonomian nasional sekaligus kota global.

Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Syafrin Liputo menyampaikan capaian tersebut saat memimpin Upacara Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Senin, 17 Agustus 2026.

"Alhamdulillah, perekonomian Jakarta pada Triwulan II-2026 tumbuh sebesar 5,52 persen (y-o-y) dan berkontribusi 16,32 persen terhadap perekonomian nasional, dengan inflasi tetap terkendali pada angka 2,50 persen," ungkap Syafrin.

Berdasarkan data yang disampaikan Syafrin, perekonomian Jakarta mencatat pertumbuhan 5,52 persen secara tahunan dan memberikan kontribusi sebesar 16,32 persen terhadap perekonomian nasional.

Pada periode yang sama, inflasi Jakarta tetap terkendali pada level 2,50 persen.

Ketahanan Ekonomi Jadi Modal Transformasi Jakarta

Syafrin menilai pencapaian ekonomi tersebut menjadi dorongan untuk memastikan kemajuan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Ketahanan ekonomi juga menjadi salah satu modal penting untuk menjaga keberlanjutan pembangunan sekaligus memperkuat posisi Jakarta dalam mencapai target masuk jajaran Top 20 Global City pada 2045.

Dalam momentum peringatan kemerdekaan, Syafrin menegaskan pembangunan Jakarta membutuhkan kerja nyata dan kolaborasi seluruh unsur masyarakat.

"Hari ini, kita kembali diingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya warisan untuk dikenang dan dirayakan, melainkan amanah yang harus terus dijaga dan diisi dengan kerja nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkap Syafrin.

Menurut Syafrin, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan yang adil serta kemampuan Jakarta menghadapi berbagai dinamika dan persoalan perkotaan secara terintegrasi.

Sejumlah tantangan yang masih harus ditangani Jakarta meliputi kemacetan, banjir, kebutuhan hunian, penciptaan lapangan kerja, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penyelesaian berbagai persoalan tersebut membutuhkan kerja bersama untuk menjaga ketangguhan Jakarta sekaligus mendukung transformasinya pada masa mendatang.

"Kemerdekaan hari ini bukan lagi tentang pertempuran fisik dengan mengangkat senjata, melainkan tentang menurunkan ego untuk saling mendengar dan bekerja bersama. Merdeka, bukanlah sekadar sorak perayaan, melainkan amanah yang menuntut langkah nyata, bukan pula sekadar untaian wacana. Mari kita ambil peran, sekecil apapun, untuk bersama-sama membangun kemajuan Jakarta demi masa depan Indonesia yang berdaulat, adil dan Makmur,” kata Syafrin.

Syafrin menekankan bahwa makna kemerdekaan saat ini bukan lagi perjuangan fisik, tetapi kemampuan untuk menurunkan ego, saling mendengarkan, bekerja sama, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan.

Kelurahan Berprestasi Terima Penghargaan

Upacara HUT Ke-81 RI tersebut diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Selatan, pejabat dan pegawai di lingkungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, TP PKK Jakarta Selatan, para veteran, Dewan Kota Jakarta Selatan, serta unsur lainnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Syafrin juga memberikan Piagam Penghargaan Penjaringan Kelurahan Berprestasi Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Kelurahan Pasar Minggu meraih Juara I, Kelurahan Pondok Labu menempati Juara II, sedangkan Kelurahan Petukangan Selatan meraih Juara III.

Penulis :
Shila Glorya
Editor :
Shila Glorya