HOME  ⁄  Ekonomi

PLN Pulihkan Listrik Flores 100 Persen Pascagempa M7,7, Seluruh Pelanggan Kembali Menyala

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PLN Pulihkan Listrik Flores 100 Persen Pascagempa M7,7, Seluruh Pelanggan Kembali Menyala
Foto: (Sumber :Petugas PLN tengah melakukan perbaikan jaringan tegangan rendah (JTR) yang terdampak gempa bumi di Desa Welamosa, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur demi menghadirkan kembali listrik bagi masyarakat..)

Pantau - PT PLN (Persero) berhasil memulihkan seluruh sistem kelistrikan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terdampak gempa bumi berkekuatan M7,7 sehingga seluruh pelanggan kembali mendapat pasokan listrik pada Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 17.40 WITA.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengapresiasi respons PLN dalam memulihkan jaringan kelistrikan di Flores dan pulau-pulau sekitarnya.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur mengucapkan terima kasih kepada PLN, baik Direksi di pusat maupun juga General Manager di NTT dan khususnya wilayah Flores, beserta semua tim lapangan yang telah bekerja dengan luar biasa sejak hari pertama sampai saat ini untuk memulihkan listrik di Flores maupun juga di pulau-pulau sekitarnya agar bisa digunakan dengan baik lagi oleh masyarakat,” tutur Melki.

PLN Kerahkan 1.144 Personel untuk Pulihkan Jaringan

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan petugas bergerak sejak gempa terjadi untuk mendatangi dan menangani lokasi yang terdampak.

“Alhamdulillah, kita bisa menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan di Flores. Sejak gempa terjadi, teman-teman PLN langsung bergerak, bekerja siang dan malam, mendatangi satu per satu lokasi yang terdampak. Tidak mudah, tetapi semangatnya satu, bagaimana listrik bisa kembali normal dan masyarakat bisa segera menjalankan aktivitasnya,” ujar Darmawan.

Darmawan menyebut pemulihan juga didukung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta masyarakat.

“Kami tidak bekerja sendiri. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas dukungan dan koordinasinya dalam proses pemulihan ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan masyarakat yang ikut membantu di lapangan. Ada yang membantu membuka akses, memberikan informasi mengenai kondisi wilayah, sampai mendukung petugas ketika melakukan pemulihan. Semangat gotong royong seperti inilah yang membuat kita bisa melewati situasi yang sulit bersama-sama,” kata Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono mengatakan sebanyak 1.144 personel diterjunkan untuk mengamankan, memperbaiki, dan menormalkan jaringan secara bertahap.

“Sejak gempa terjadi, kami langsung melakukan asesmen terhadap kondisi jaringan di seluruh wilayah terdampak. Kami menerjunkan 1.144 personel untuk melakukan pengamanan, perbaikan, dan penormalan secara bertahap,” kata Eko.

Akses Terdampak Gempa Jadi Tantangan Pemulihan

Eko menjelaskan petugas harus memeriksa jaringan titik demi titik sebelum pasokan listrik dapat dinormalkan karena sejumlah lokasi menghadapi kendala akses dan kerusakan infrastruktur.

“Petugas harus melakukan pemeriksaan titik demi titik sebelum jaringan dapat dinormalkan kembali. Di beberapa lokasi, kondisi akses dan infrastruktur yang terdampak menjadi tantangan tersendiri. Personel, material, dan peralatan terus kami mobilisasi agar setiap titik dapat segera ditangani dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

PLN tetap menyiagakan personel untuk memantau jaringan dan mengantisipasi potensi gangguan lanjutan meski sistem kelistrikan Flores telah pulih 100 persen.

Pemulihan Listrik Dukung Aktivitas Labuan Bajo

Darmawan mengatakan pulihnya kelistrikan juga mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata di Labuan Bajo sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

“Pemulihan kelistrikan di Labuan Bajo menjadi bagian dari dukungan PLN bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) ini. Kami ingin memastikan kelistrikan terus mendukung Labuan Bajo sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia Timur,” lanjut Darmawan.

PLN turut menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang dikoordinasikan dengan BPBD, pemerintah daerah, dinas sosial, dan aparat keamanan.

“Di situasi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa ikut meringankan beban masyarakat. Di samping petugas di lapangan terus memulihkan listrik, kami juga menyalurkan bantuan berupa fasilitas penerangan darurat, paket pangan dan logistik, paket kesehatan dan medis, paket khusus balita dan anak, serta paket kebersihan dan sanitasi,” pungkas Eko.

Penulis :
Ahmad Yusuf