HOME  ⁄  Ekonomi

Pemkot Batam Siapkan Tiga Jalan Lingkar Sepanjang 43,14 Kilometer untuk Perkuat Konektivitas

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkot Batam Siapkan Tiga Jalan Lingkar Sepanjang 43,14 Kilometer untuk Perkuat Konektivitas
Foto: (Sumber :Wali Kota Batam Amsakar Achmad (tengah) dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra (kedua kiri) jalan di sekitar Engku Puteri Batam Centre, Kepri (1/5/2026). (ANTARA/Amandine Nadja).)

Pantau - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, menyiapkan pembangunan tiga jalan lingkar sepanjang sekitar 43,14 kilometer dengan estimasi anggaran keseluruhan sekitar Rp799,5 miliar untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendukung pertumbuhan kota.

Tiga proyek tersebut terdiri atas Jalan Lingkar Selatan, Lingkar Utara, dan Lingkar Tengah yang akan dibangun secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan perencanaan, anggaran, serta pembagian kewenangan antara Pemkot Batam dan Badan Pengusahaan Batam.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan pengembangan kawasan.

“Kita ingin pembangunan jalan tidak hanya berorientasi pada membuka akses, tetapi juga membangun konektivitas antar kawasan. Jalan lingkar ini menjadi bagian dari upaya kita menyiapkan infrastruktur Batam untuk kebutuhan masyarakat dan perkembangan kota ke depan,” kata Amsakar dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kamis (20/8/2026).

Tiga Jalan Lingkar Telan Anggaran Sekitar Rp799,5 Miliar

Jalan Lingkar Selatan direncanakan memiliki trase sepanjang 10,075 kilometer dengan estimasi anggaran sekitar Rp183,32 miliar.

Jalur Lingkar Selatan mencakup Simpang Sei Pancur-Simpang Kampung Bagan-Waduk Duriangkang, Jalan Waduk Duriangkang sisi laut, jembatan Waduk Duriangkang sisi laut, hingga Waduk Duriangkang-Simpang Bumi Perkemahan.

Jalan Lingkar Utara direncanakan sepanjang 14,508 kilometer dengan estimasi anggaran sekitar Rp260,42 miliar.

Rute Lingkar Utara melintasi sejumlah titik, mulai Simpang Golden Prawn, Bundaran Ocarina, Gedung Sumatera, Central Boulevard, Botania Garden, hingga Simpang Kaveling Sambau.

Sementara itu, Jalan Lingkar Tengah direncanakan sepanjang 18,558 kilometer dengan estimasi anggaran sekitar Rp355,76 miliar.

Trase Lingkar Tengah akan menghubungkan kawasan Simpang Kantor Lurah Kibing, Jalan Diponegoro, Tiban Housing, Tiban Indah, hingga kawasan Tanjung Uma dan Pondok Pelangi.

Jika seluruh trase digabungkan, ketiga jalan lingkar tersebut memiliki panjang sekitar 43,14 kilometer.

Pembangunan Dilakukan Bertahap Mulai 2026

Amsakar menegaskan pembangunan jalan lingkar dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran, kesiapan perencanaan, dan skala prioritas pemerintah.

“Pembangunan ini membutuhkan perencanaan dan kolaborasi. Karena itu, kita akan melaksanakannya secara bertahap sesuai kemampuan dan prioritas. Yang terpenting, arah pembangunannya jelas dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan rencana Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Batam, pembangunan jalan lingkar ditargetkan mencapai 3,5 kilometer pada 2026 dan 4,767 kilometer pada 2027.

Amsakar mengatakan jaringan jalan yang semakin terhubung diharapkan memperpendek waktu tempuh, membuka akses kawasan, serta memperlancar pergerakan masyarakat dan barang.

“Batam terus berkembang. Infrastruktur harus mengikuti perkembangan itu. Kita ingin konektivitas semakin baik sehingga masyarakat lebih mudah bergerak dan kegiatan ekonomi dapat tumbuh di berbagai kawasan,” katanya.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Aditya Yohan