HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Tunda Operasional TBBM Reo, Kekuatan Dermaga Diuji Usai Gempa Flores M 7,7

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pertamina Tunda Operasional TBBM Reo, Kekuatan Dermaga Diuji Usai Gempa Flores M 7,7
Foto: (Sumber :Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi. ANTARA/Kornelis Kaha.)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) masih menunggu hasil pengujian kekuatan struktur dermaga sebelum kembali mengoperasikan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Reo di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan dermaga aman menerima kapal pengangkut BBM.

“Untuk TBBM Reo kita masih masih menunggu pengetasan struktur kekuatan dermaga untuk menerima pembongkaran BBM dari kapal, pascagempa pada tanggal 15 Agustus lalu,” kata Ahad di Kupang, Kamis (20/8/2026).

TBBM Reo memiliki dermaga yang digunakan kapal bertonase besar untuk melakukan pembongkaran BBM sehingga kondisi konstruksinya perlu dipastikan aman setelah gempa.

Pemeriksaan dinilai semakin penting karena gempa susulan masih terjadi di wilayah tersebut.

Pertamina Cegah Risiko Dermaga Ambruk

Pertamina belum mengizinkan kapal besar bersandar sebelum hasil pemeriksaan memastikan struktur dermaga TBBM Reo dalam kondisi aman.

“Kita tidak ingin, pada saat kapal sandar dermaganya malah ambruk atau roboh. Saat ini kami masih menunggu hasil tesnya, dan jika diperlukan perbaikan akan diperbaiki,” ungkap Ahad.

Pertamina akan melakukan perbaikan apabila hasil pengujian menemukan bagian dermaga yang membutuhkan penanganan sebelum terminal kembali beroperasi.

Pengujian tersebut dilakukan sebagai langkah pengamanan terhadap aktivitas pembongkaran BBM dari kapal di tengah kondisi pascagempa Flores.

Suplai BBM Dialihkan dari Terminal Lain

Pertamina melakukan alih suplai dari sejumlah TBBM di wilayah Flores untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Reo dan daerah sekitarnya selama terminal belum kembali beroperasi.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan BBM di Labuan Bajo, termasuk avtur, Pertamina mengalihkan pasokan dari Bima, Nusa Tenggara Barat.

Sebanyak 16 mobil tangki berkapasitas masing-masing 15 kiloliter telah tiba di Labuan Bajo pada Rabu (19/8/2026) untuk mendukung distribusi BBM.

Ahad memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi meski wilayah tersebut masih menghadapi dampak bencana dan gempa susulan.

Penulis :
Ahmad Yusuf