HOME  ⁄  Ekonomi

PLN Lampung Bangun Jaringan Listrik untuk Pompa Air, Produktivitas Padi Capai 11,4 Ton per Hektare

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PLN Lampung Bangun Jaringan Listrik untuk Pompa Air, Produktivitas Padi Capai 11,4 Ton per Hektare
Foto: (Sumber :Petugas PLN sedang mengecek kelistrikan pada lahan pertanian. Dukungan listrik PLN membantu mengoptimalkan sistem pengairan dan pemanfaatan teknologi pertanian, sehingga proses budidaya semakin efisien, produktif, dan berkelanjutan, di Bandarlampung, Senin (24/8/2026). ANTARA/HO-PLN Lampung.)

Pantau - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung membangun jaringan listrik sepanjang satu kilometer untuk mengoperasikan pompa air pertanian di Kabupaten Lampung Tengah guna menjaga ketersediaan air bagi lahan persawahan.

General Manager PLN UID Lampung Noer Soeratmoko mengatakan jaringan tersebut dibangun di kawasan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS), Kampung Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman.

"Di kawasan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kampung Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, kami bangun jaringan listrik untuk mengoperasikan pompa air sehingga ketersediaan air bagi lahan persawahan dapat terjaga, terutama saat curah hujan menurun atau memasuki musim kemarau," kata Noer sebagaimana dikonfirmasi di Bandarlampung, Senin, 24 Agustus 2026.

Listrik Dorong Efisiensi Pertanian

PLN Lampung terus memperkuat layanan kelistrikan bagi sektor produktif karena listrik dinilai menjadi bagian penting dalam modernisasi pertanian.

"Energi listrik dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem pengairan, pengolahan lahan, penggunaan alat dan mesin pertanian hingga proses pascapanen," ujarnya.

Pemanfaatan jaringan listrik untuk pompa air di kawasan PM-AAS ditujukan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menghemat biaya operasional petani.

Produktivitas padi dari lahan percontohan seluas 100 hektare di kawasan tersebut tercatat mencapai sekitar 11,4 ton per hektare.

"Dibandingkan penggunaan bahan bakar minyak, pompa listrik lebih hemat dan efisien serta dapat dioperasikan secara manual maupun otomatis sehingga memudahkan petani," kata dia.

PLN juga siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas pertanian untuk memetakan kebutuhan listrik di kawasan pertanian lainnya.

"Tentunya, pengembangan jaringan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan petani dan kondisi infrastruktur kelistrikan di setiap lokasi," kata dia.

PLN Elektrifikasi Ratusan Lokasi Pertanian

PLN UID Lampung sejauh ini telah mendukung elektrifikasi di 73 lokasi rehabilitasi sumur jaringan irigasi air tanah dan 131 lokasi optimalisasi lahan nonrawa.

Dukungan kelistrikan juga diberikan di 794 lokasi smart farming persawahan di Lampung Selatan serta 154 lokasi Program Listrik Masuk Sawah di Pringsewu.

Seluruh lokasi tersebut telah memperoleh pasokan listrik dari PLN untuk mendukung kegiatan pertanian.

"Seluruh lokasi tersebut telah memperoleh pasokan listrik PLN. Kami harap dengan kolaborasi bersama pemerintah, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya, pemanfaatan listrik di sektor pertanian dapat memperluas penerapan teknologi, meningkatkan efisiensi usaha tani, dan memperkuat ketahanan pangan di Lampung," kata dia.

Penulis :
Ahmad Yusuf