HOME  ⁄  Ekonomi

Okupansi Kereta di Daop 9 Jember Meningkat Jelang Libur Maulid Nabi, 67 Ribu Penumpang Dilayani

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Okupansi Kereta di Daop 9 Jember Meningkat Jelang Libur Maulid Nabi, 67 Ribu Penumpang Dilayani
Foto: Keberangkatan penumpang KA Tawang Alun di Stasiun Rambipuji, Kabupaten Jember, Senin 24/8/2026 (sumber: Humas KAI Jember)

Pantau - Okupansi penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember meningkat menjelang libur Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 25 Agustus 2026.

Peningkatan mobilitas penumpang mulai terlihat di sejumlah stasiun dalam wilayah operasional Daop 9 Jember, mulai dari Pasuruan hingga Ketapang, Banyuwangi.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan kepadatan penumpang telah terjadi sejak akhir pekan dan masih berlangsung hingga Senin (24/8/2026).

"Kepadatan penumpang mulai terlihat di sejumlah stasiun kereta api sepanjang Pasuruan hingga Ketapang Banyuwangi sejak akhir pekan dan masih berlangsung hingga hari ini," ungkap Cahyo.

Lebih dari 67 Ribu Penumpang Dilayani dalam Tiga Hari

Untuk keberangkatan pada 24 Agustus 2026, KAI Daop 9 Jember telah melayani sebanyak 19.027 penumpang.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga berakhirnya operasional perjalanan kereta api pada malam hari.

Peningkatan mobilitas juga terlihat dari akumulasi penumpang selama periode Jumat (21/8/2026) hingga Minggu (23/8/2026).

Selama tiga hari tersebut, KAI Daop 9 Jember melayani total 67.407 penumpang dengan rata-rata volume sekitar 22 ribu orang per hari.

"Peningkatan volume penumpang tersebut merupakan salah satu dampak meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang hari libur dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW," kata Cahyo.

Berdasarkan data perjalanan selama periode tersebut, Kota Surabaya menjadi tujuan favorit penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 9 Jember.

Sebanyak 7.142 penumpang tercatat melakukan perjalanan dari wilayah Daop 9 Jember menuju Surabaya.

Sementara itu, untuk perjalanan menuju wilayah Daop 9 Jember, Stasiun Jember menjadi stasiun tujuan favorit dengan jumlah kedatangan mencapai 16.147 penumpang.

KAI Tingkatkan Pelayanan dan Ingatkan Penumpang Datang Lebih Awal

Tingginya mobilitas masyarakat menjadi perhatian KAI Daop 9 Jember untuk menjaga kelancaran operasional perjalanan kereta api selama momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Tingginya mobilitas penumpang tersebut menjadi perhatian KAI Daop 9 Jember untuk memastikan seluruh rangkaian perjalanan kereta api tetap berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar," ujar Cahyo.

KAI terus melakukan pengaturan dan meningkatkan pelayanan di stasiun-stasiun yang mengalami lonjakan volume penumpang.

Penumpang diimbau mempersiapkan perjalanan dengan baik dan datang lebih awal ke stasiun.

Selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta api, penumpang juga diminta mengikuti arahan petugas.

Penumpang diingatkan agar tidak membawa barang bawaan secara berlebihan dan memastikan barang pribadi selalu berada dalam pengawasan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan.

KAI turut meminta penumpang menjaga ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan bersama selama menggunakan layanan kereta api.

Penumpang yang telah memiliki tiket diminta memeriksa kembali jadwal dan stasiun keberangkatan untuk mengurangi risiko tertinggal kereta akibat salah jadwal, salah stasiun, maupun terlambat tiba.

KAI mengingatkan perjalanan kereta api tidak dapat menunggu penumpang yang datang terlambat.

"Dengan tingginya mobilitas masyarakat, kami mengajak seluruh penumpang untuk bersama-sama menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang menggunakan kereta api pada momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW ini," kata Cahyo.

Penulis :
Leon Weldrick