
Pantau - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendukung PT Bank Sumut (Perseroda) dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi untuk naik kelas dengan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Langkah menuju pasar modal dinilai menjadi peluang bagi kedua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut untuk memperkuat kinerja, mengembangkan usaha, sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan Sumatera Utara.
"Langkah tersebut menjadi peluang bagi dua BUMD Sumut memperkuat kinerja, mengembangkan usaha sekaligus mendukung pembangunan daerah," ucap Bobby seusai bertemu dengan jajaran manajemen BEI di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sumatera Utara, Kamis.
Bank Sumut dan Tirtanadi Dinilai Berpeluang Masuk Pasar Modal
Bobby menilai Bank Sumut dan Tirtanadi merupakan dua BUMD milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut yang memiliki peluang untuk masuk ke pasar modal.
Saat ini, Pemprov Sumut memiliki enam BUMD, yakni PT Bank Sumut (Perseroda), Perumda Tirtanadi, PT Pembangunan Prasarana Sumut (PPSU), PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU), PT Dhirga Surya Sumatera Utara, serta PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ).
Menurut Bobby, BUMD memiliki fleksibilitas karena mempunyai hubungan langsung dengan pemerintah provinsi, meski proses menuju pasar modal menghadirkan tantangan yang tidak mudah.
"BUMD kita lebih fleksibel. Tentunya, karena hubungannya langsung ke pemprov, namun tentunya tantangannya tidak mudah," kata Bobby.
Bobby menekankan Bank Sumut dan Tirtanadi harus tetap membawa semangat pembangunan Sumatera Utara dalam pengembangan bisnisnya sekaligus menjaga orientasi terhadap keuntungan agar perusahaan dapat terus berkembang.
Prinsip tersebut, menurut Bobby, tidak hanya berlaku bagi Bank Sumut dan Tirtanadi, tetapi juga seluruh BUMD milik Pemprov Sumut.
"Bukan hanya kedua BUMD ini, tetapi untuk semua BUMD kita harus tetap profit oriented, tetapi semangat pembangunannya tetap diutamakan," tutur Bobby.
BEI Soroti Pentingnya Ekosistem Kuat untuk Menarik Investor
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin mengatakan Bank Sumut dan Tirtanadi perlu membangun ekosistem yang kuat sebagai bagian dari persiapan menuju pasar modal.
Menurut Saidu, Pemprov Sumut mempunyai berbagai fasilitas dan potensi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem kedua BUMD tersebut.
Khusus Bank Sumut, keterlibatan Pemprov Sumut dalam pembangunan ekonomi daerah dinilai dapat menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan kepada calon investor.
Hubungan Bank Sumut dengan Pemprov Sumut juga dapat menjadi pembeda dibandingkan bank lainnya sekaligus menjadi bagian dari narasi perusahaan ketika memasuki pasar modal.
"Yang pertama, apa yang membedakan Bank Sumut dengan bank lainnya bisa kita tawarkan ke investor adalah story Pemprov Sumut. Bagaimana pemprov melibatkan Bank Sumut dalam pembangunan ekonomi, dan menciptakan ekosistem kuat," jelas Saidu.
- Penulis :
- Arian Mesa




