
Pantau - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menilai respons cepat PT Pertamina (Persero) dalam memulihkan pasokan energi menjadi langkah penting untuk mendukung pemulihan Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah wilayah tersebut dilanda gempa bumi magnitudo 7,7.
Ketua BPKN Mufti Mubarok mengatakan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG menjadi kebutuhan dasar yang harus tetap terjaga selama penanganan bencana.
"Energi adalah kebutuhan dasar, sehingga menjaga BBM dan LPG tetap tersedia sama pentingnya dengan bantuan kemanusiaan," kata Mufti, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Pemulihan SPBU diperlukan karena BBM digunakan masyarakat untuk beraktivitas serta mendukung kendaraan pengangkut bantuan, tenaga kesehatan, alat berat, dan berbagai kebutuhan operasional di lapangan.
"Kondisi NTT sendiri menunjukkan bahwa persoalan distribusi masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah kepulauan," ucap dia.
Mufti menilai pemulihan pasokan energi menjadi bagian dari pemulihan kehidupan karena BBM mendukung mobilitas ambulans, distribusi logistik, operasional alat berat, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan sebagian besar SPBU di Flores telah kembali beroperasi setelah terdampak gempa.
"Layanan lainnya dipulihkan secara bertahap dengan keselamatan sebagai prioritas," kata Baron.
Pertamina juga menjalankan kegiatan kemanusiaan melalui program Pertamina Peduli dengan nilai bantuan yang telah disalurkan hingga 25 Agustus 2026 mencapai Rp1,717 miliar.
Bantuan tersebut mencakup paket sembako, makanan siap santap, mi instan, telur, dan air mineral untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Pertamina mengerahkan 289 relawan untuk mendukung operasional distribusi energi, penyaluran bantuan, pengelolaan posko, dan pelayanan medis di wilayah terdampak.
Sebanyak 220 orang merupakan relawan operasional distribusi dari FT Reo, FT Maumere, dan FT Ende, sedangkan 58 orang bertugas menyalurkan bantuan dan mengelola posko serta 11 orang menjadi relawan medis.
Pertamina juga menyiapkan bantuan lanjutan senilai Rp877,34 juta yang mencakup dukungan kesehatan, perlengkapan, sembako, makanan siap saji, dan air bersih bagi masyarakat terdampak gempa NTT.
- Penulis :
- Aditya Yohan




