HOME  ⁄  Ekonomi

Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Penerbangan Soetta-Kualanamu, 15 Penerbangan Dibatalkan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Erupsi Gunung Sinabung Ganggu Penerbangan Soetta-Kualanamu, 15 Penerbangan Dibatalkan
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Sejumlah calon penumpang penerbangan beraktivitas di area Terminal 3 keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M).)

Pantau - Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi sejak Senin (31/8) mengganggu operasional penerbangan antara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, dan Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, hingga menyebabkan 15 penerbangan dibatalkan dan 14 penerbangan mengalami keterlambatan.

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports menyatakan terus berkoordinasi dengan maskapai dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau kondisi penerbangan serta mengantisipasi dampak aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan mengatakan penutupan operasional Bandara Kualanamu berpotensi menyebabkan keterlambatan, pembatalan, hingga pengalihan penerbangan dari dan menuju bandara tersebut.

"Dampak erupsi Gunung Sinabung turut berpengaruh terhadap penerbangan dari dan menuju Kualanamu, termasuk rute dari Bandara Soekarno-Hatta. Kami terus berkoordinasi dengan maskapai dan stakeholder terkait untuk memastikan kondisi penerbangan dan pelayanan kepada penumpang tetap terpantau," jelasnya.

Sebanyak 15 Penerbangan Dibatalkan

Pada Selasa (1/9), trafik penerbangan antara Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Kualanamu tercatat mencapai 41 pergerakan dengan estimasi jumlah penumpang sebanyak 5.350 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 20 penerbangan kedatangan dan 21 penerbangan keberangkatan.

Sebanyak 15 penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Kualanamu maupun arah sebaliknya dibatalkan akibat keadaan kahar yang dipicu aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Selain pembatalan tersebut, sebanyak 14 penerbangan tercatat mengalami keterlambatan.

"Selain itu, terdapat 14 penerbangan yang mengalami keterlambatan (delay). Untuk kondisi saat ini, kami bersama maskapai dan stakeholder terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta dampaknya terhadap operasional penerbangan," ungkapnya.

"Koordinasi dan langkah-langkah antisipasi terus dilakukan untuk memastikan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan sebaik mungkin," tambahnya.

Penumpang Diminta Pantau Jadwal Penerbangan

InJourney Airports mengimbau calon penumpang yang akan melakukan perjalanan dari atau menuju Kualanamu untuk terus memperhatikan perkembangan terbaru terkait status penerbangan.

Informasi mengenai perubahan jadwal, keterlambatan, maupun pembatalan penerbangan dapat diperoleh melalui masing-masing maskapai.

"Kami mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing. Kami akan terus memberikan pelayanan dan melakukan langkah-langkah antisipasi sesuai dengan perkembangan kondisi," kata dia.

Pemantauan terhadap aktivitas Gunung Sinabung dan dampaknya terhadap operasional penerbangan terus dilakukan bersama maskapai serta pemangku kepentingan terkait.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Aditya Yohan
FLOII 2026