HOME  ⁄  Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Perluas Layanan SAF ke Lima Lokasi untuk Mendukung Penerbangan Hijau

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pertamina Patra Niaga Perluas Layanan SAF ke Lima Lokasi untuk Mendukung Penerbangan Hijau
Foto: (Sumber :Petugas mengisikan bahan bakar bersih yakni Sustainable Aviation Fuel (SAF) ke pesawat. ANTARA/HO-PT Pertamina Patra Niaga.)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga memperluas layanan bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) menjadi lima lokasi strategis di Indonesia sebagai bagian dari upaya mendukung penerbangan hijau dan pengembangan bisnis rendah karbon.

Perluasan tersebut dilakukan setelah Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda dan Integrated Terminal (IT) Surabaya memperoleh sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) pada 8 Agustus 2026.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso mengatakan sertifikasi di kedua fasilitas tersebut berlaku selama satu tahun.

"Sertifikasi ISCC di dua lokasi tersebut telah terbit pada 8 Agustus 2026 dan berlaku selama satu tahun," ujarnya.

Lima Lokasi Pertamina Kantongi Sertifikasi ISCC

Dengan penambahan tersebut, Pertamina Patra Niaga kini memiliki lima lokasi yang telah mendapatkan sertifikasi ISCC, yakni AFT Soekarno-Hatta, AFT Halim Perdanakusuma, AFT Ngurah Rai, AFT Juanda, dan IT Surabaya.

Menurut Alimuddin, perluasan sertifikasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akses terhadap layanan SAF sekaligus memperkuat kesiapan perusahaan menghadapi pertumbuhan pasar penerbangan berkelanjutan di Indonesia.

"Dengan semakin luasnya cakupan sertifikasi dan kesiapan rantai pasok, kami optimistis dapat memberikan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan maskapai sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem SAF nasional," ujarnya.

Memasuki tahun ketiga implementasinya, sertifikasi ISCC digunakan Pertamina Patra Niaga untuk memastikan pengelolaan SAF dan atribut keberlanjutannya memenuhi aspek compliance, governance, traceability, dan chain of custody sesuai standar internasional.

Penambahan AFT Juanda juga membuka peluang bagi Pertamina Patra Niaga untuk menangkap permintaan sukarela dari maskapai yang beroperasi di Surabaya dan wilayah sekitarnya.

Sementara itu, IT Surabaya menjadi integrated terminal pertama milik Pertamina Patra Niaga yang mendapatkan sertifikasi ISCC sehingga penerapan standar keberlanjutan pada rantai pasok dapat diperluas di luar aviation fuel terminal.

Pertamina Bersiap Hadapi Mandat SAF Mulai 2027

Penguatan sertifikasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan Pertamina Patra Niaga menghadapi implementasi mandat SAF Pemerintah Indonesia yang dijadwalkan mulai berlaku pada 2027.

Persiapan dilakukan melalui penguatan aspek operasional, infrastruktur, dan tata kelola rantai pasok bahan bakar penerbangan berkelanjutan.

"Langkah ini menjadi bagian dari dual growth strategy Pertamina dalam mengembangkan ekosistem biofuel dan bisnis rendah karbon, sekaligus mendukung upaya pencapaian target net zero emission Indonesia pada 2060," sebut Alimuddin.

Perluasan layanan SAF tersebut menjadi bagian dari strategi Pertamina Patra Niaga untuk menyediakan bahan bakar penerbangan yang memenuhi standar keberlanjutan internasional sekaligus mendukung pengembangan ekosistem penerbangan hijau nasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026