HOME  ⁄  Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp17.628 per Dolar AS setelah Pejabat The Fed Beri Sinyal Dovish

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Rupiah Menguat ke Rp17.628 per Dolar AS setelah Pejabat The Fed Beri Sinyal Dovish
Foto: (Sumber :Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Senin (27/7/2026). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 46 poin atau 0,26 persen menjadi Rp18.009 per dolar AS dari penutupan sebelumnya Rp17.963 per dolar AS. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz/pri..)

Pantau - Nilai tukar rupiah menguat 51 poin atau 0,29 persen menjadi Rp17.628 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat, 4 September 2026, setelah pernyataan dovish pejabat Federal Reserve (The Fed) Christopher Waller menekan dolar AS.

Rupiah sebelumnya ditutup pada level Rp17.679 per dolar AS.

Analis Doo Financial Lukman Leong mengatakan pernyataan Waller menurunkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026.

“Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS menyusul pernyataan dovish dari pejabat The Fed Christopher Waller yang melemahkan dolar AS dan menurunkan prospek kenaikan suku bunga oleh The Fed pada bulan September,” katanya di Jakarta, Jumat.

Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed Menurun

Waller mengatakan dirinya melihat tanda-tanda disinflasi yang menjanjikan di seluruh perekonomian AS.

Pernyataan tersebut mengindikasikan Waller berpotensi mendukung keputusan mempertahankan suku bunga acuan pada tingkat saat ini dalam pertemuan The Fed berikutnya.

Sinyal itu mendorong pelaku pasar obligasi memangkas probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September menjadi 50 persen dari sebelumnya 63 persen.

“Waller mensinyalkan untuk tidak menaikkan suku bunga apabila tekanan inflasi masih terus mereda. Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga pada bulan September turun dari 63 persen menjadi 50 persen,” kata Lukman.

Rupiah Diproyeksikan Bergerak hingga Rp17.750

Pernyataan dovish tersebut melemahkan prospek kenaikan suku bunga AS sekaligus memberikan sentimen bagi pergerakan rupiah terhadap dolar AS.

Lukman memperkirakan rupiah pada perdagangan Jumat bergerak dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.750 per dolar AS.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026