HOME  ⁄  Ekonomi

Bulog Turun ke Pasar Jakarta, Pastikan Pasokan Beras Aman dan Harga Tetap Terkendali

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Bulog Turun ke Pasar Jakarta, Pastikan Pasokan Beras Aman dan Harga Tetap Terkendali
Foto: Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhan bersama Kepala Pimpinan Wilayah Bulog Jakarta dan Banten Taufan Akib melakukan ke pasar di Jakarta, Sabtu 5/9/2026 (sumber: Bulog DKI Jakarta & Banten)

Pantau - Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten turun langsung ke sejumlah pasar di Jakarta, Sabtu, untuk memastikan ketersediaan pasokan beras sekaligus menjaga harga tetap terkendali.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring pasar yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran Bulog di seluruh Indonesia sesuai wilayah kerja masing-masing.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten Taufan Akib mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah pencegahan untuk merespons dinamika harga pangan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Monitoring ini adalah langkah preventif untuk merespons dinamika harga pangan secara cepat, guna memastikan kecukupan stok pangan, khususnya di wilayah DKI Jakarta,” kata Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten Taufan Akib di Jakarta, Sabtu.

Bulog Cek Pasokan dan Harga di Dua Pasar

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Bulog DKI Jakarta dan Banten melakukan pemantauan langsung di Pasar Jatinegara dan Pasar Rawamangun.

Bulog memeriksa kondisi ketersediaan pasokan serta perkembangan harga beras di kedua pasar tersebut.

Pemantauan juga dilakukan terhadap berbagai kebutuhan pokok lainnya untuk memastikan pasokan tersedia dan harga tetap terkendali.

“Hari ini, kami ke Pasar Jatinegara dan Pasar Rawamangun dalam rangka monitoring ketersediaan pasokan dan harga beras dan kebutuhan pokok tetap terkendali,” ujar Taufan.

Selain mengecek harga dan pasokan, jajaran Bulog berdialog langsung dengan sejumlah pedagang, terutama mengenai kelancaran distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Bulog DKI Jakarta dan Banten juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pasokan beras premium dan berbagai komoditas pangan lainnya.

Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia di pasar dengan harga yang wajar dan terjangkau.

Dalam menjaga stabilitas pangan, Bulog turut membangun kolaborasi dengan Satgas Pangan, TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola pasar, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan pangan sehingga langkah korektif bisa segera dilakukan apabila ditemukan permasalahan di lapangan.

Operasi Pasar Digelar Serentak untuk Antisipasi Kenaikan Harga

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menggelar rapat koordinasi nasional melalui konferensi video yang diikuti seluruh Pemimpin Wilayah dan Pemimpin Cabang Bulog.

Dalam rapat tersebut, jajaran Bulog diperintahkan turun langsung ke pasar di wilayah masing-masing untuk memastikan ketersediaan pasokan sekaligus menjaga harga beras tetap terkendali.

Operasi pasar secara serentak dilakukan untuk memperkuat stabilisasi pangan sekaligus mengantisipasi potensi kenaikan harga dan kekurangan pasokan agar permasalahan dapat ditangani lebih cepat.

“Monitoring dan operasi pasar serentak ini adalah langkah konkret yang kami (Bulog) lakukan dalam mengecek harga, ketersediaan komoditas, kelancaran distribusi, serta memastikan intervensi pangan berjalan efektif,” kata Ahmad Rizal.

Ahmad Rizal menilai pengawasan langsung di pasar menjadi bagian penting dari langkah antisipatif Bulog dalam menjaga stabilitas pangan.

Menurutnya, Bulog tidak hanya bergerak setelah menerima pengaduan masyarakat, tetapi juga mengantisipasi potensi kenaikan inflasi.

“Kami mengantisipasi, bukan hanya karena adanya pengaduan, tetapi kami juga mengantisipasi adanya kenaikan inflasi. Itu yang paling utama, karena penugasan Bulog yang paling utama adalah menjaga stabilisasi harga,” tegas Ahmad Rizal.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026