HOME  ⁄  Ekonomi

Pemerintah Operasikan Lima Bandara Alternatif 24 Jam saat Delapan Bandara Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemerintah Operasikan Lima Bandara Alternatif 24 Jam saat Delapan Bandara Ditutup akibat Erupsi Anak Krakatau
Foto: (Sumber :Arsip foto - Pesawat Garuda Indonesia bersiap melayani penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. ANTARA/Harianto.)

Pantau - Pemerintah mengoperasikan lima bandara alternatif selama 24 jam untuk menjaga mobilitas penumpang setelah delapan bandara ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Lima bandara alternatif tersebut meliputi Bandara Kertajati di Majalengka, Ahmad Yani di Semarang, Juanda di Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), dan Adi Soemarmo di Solo.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan bandara alternatif tersebut disiapkan agar maskapai memiliki pilihan untuk mengalihkan penerbangan selama bandara terdampak belum dapat beroperasi.

"Tadi saya sampaikan untuk memberikan alternatif kepada airlines apabila ingin menggunakan, karena kita sudah membuka bandara alternatif, Bandara Kertajati, Bandara Semarang, Juanda, YIA Jogja, kemudian Solo juga kita buka untuk operasi 24 jam," kata Dudy di Jakarta, Minggu (6/9/2026).

Bandara alternatif dapat digunakan untuk pendaratan maupun keberangkatan dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional masing-masing maskapai.

Delapan Bandara Ditutup akibat Abu Vulkanik

Delapan bandara yang ditutup meliputi Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Halim Perdanakusuma Jakarta, Radin Inten II Lampung, Husein Sastranegara Bandung, Budiarto Curug Tangerang, Pondok Cabe Tangerang Selatan, Taufik Kiemas Pesisir Barat Lampung, dan Atung Bungsu Pagar Alam, Sumatera Selatan.

Pemerintah menjadwalkan penutupan delapan bandara tersebut hingga Minggu pukul 23.59 WIB demi menjaga keselamatan penerbangan.

Maskapai diberikan keleluasaan menentukan penggunaan bandara alternatif berdasarkan kebutuhan operasional, jadwal penerbangan, kesiapan armada, dan pelayanan terhadap penumpang terdampak.

Keputusan pengalihan penerbangan beserta lokasi keberangkatan baru akan disampaikan masing-masing maskapai kepada penumpang melalui mekanisme pelayanan yang telah ditetapkan.

Bus dan Kereta Disiapkan Gratis

Kementerian Perhubungan bersama InJourney Airports juga menyiapkan transportasi darat untuk membantu perpindahan penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta menuju bandara alternatif.

Dukungan tersebut berupa layanan bus dan kereta api gratis bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan menuju Kertajati, Juanda, Solo, Semarang, maupun Yogyakarta.

Pemerintah menegaskan tidak ada pungutan biaya untuk layanan transportasi menuju bandara alternatif tersebut selama penerbangan terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Pelaksanaan layanan dikoordinasikan InJourney Airports bersama maskapai agar penumpang mendapatkan kepastian mengenai bandara keberangkatan baru dan moda transportasi pendukung.

Dudy mengatakan keputusan untuk menggunakan bandara alternatif tetap berada pada masing-masing maskapai, sementara penumpang dapat menentukan apakah akan melanjutkan atau membatalkan perjalanan.

"Tergantung kepada masyarakat apakah masih ingin melakukan perjalanan dengan memindah perjalanannya ke bandara-bandara alternatif tersebut atau mereka membatalkan perjalanannya," beber Dudy.

Pemerintah berharap pengoperasian bandara alternatif selama 24 jam dapat menjaga mobilitas masyarakat tanpa mengurangi aspek keselamatan selama penutupan delapan bandara masih diberlakukan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026