HOME  ⁄  Ekonomi

Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 146,5 Miliar Dolar AS pada Agustus 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 146,5 Miliar Dolar AS pada Agustus 2026
Foto: (Sumber :Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso menjawab pertanyaan media dalam wawancara cegat (doorstop) usai Press Statement Pemusnahan Uang Palsu di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5/2026). (ANTARA/Rizka Khaerunnisa).)

Pantau - Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia mencapai 146,5 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2026 atau meningkat 1,2 miliar dolar AS dibandingkan posisi akhir Juli 2026 sebesar 145,3 miliar dolar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan peningkatan tersebut terutama dipengaruhi penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.

Perkembangan cadangan devisa terjadi di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan Bank Indonesia untuk menstabilkan nilai tukar rupiah sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Cadangan Devisa Setara 5,4 Bulan Impor

Bank Indonesia menyatakan posisi cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Jumlah tersebut juga berada di atas standar kecukupan internasional yang berada pada kisaran tiga bulan impor.

Bank Indonesia menilai posisi cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.

Bank sentral juga meyakini ketahanan sektor eksternal ke depan tetap terjaga dengan dukungan cadangan devisa yang memadai dan aliran masuk modal asing.

Aliran modal asing tersebut didukung persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian Indonesia serta tingkat imbal hasil investasi yang dinilai tetap menarik.

BI Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Ramdan mengatakan Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah untuk menjaga ketahanan sektor eksternal dan stabilitas perekonomian.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Ramdan.

Cadangan devisa sebelumnya sempat mengalami penurunan selama lima bulan berturut-turut sebelum kembali meningkat sebesar 700 juta dolar AS menjadi 145,6 miliar dolar AS pada akhir Juni 2026.

Pada akhir Juli 2026, cadangan devisa kemudian turun tipis sebesar 0,3 miliar dolar AS menjadi 145,3 miliar dolar AS sebelum kembali meningkat pada Agustus.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026