
Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia menguat pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi dengan kenaikan 19,84 poin atau 0,30 persen ke posisi 6.639,51, didukung penguatan cadangan devisa Indonesia periode Agustus 2026.
Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga naik 1,31 poin atau 0,20 persen menjadi 657,73.
Cadangan Devisa Menopang Sentimen Pasar
Cadangan devisa Indonesia meningkat menjadi 146,5 miliar dolar Amerika Serikat pada Agustus 2026 dari 145,3 miliar dolar AS pada Juli 2026, sekaligus mencapai level tertinggi sejak Maret 2026.
Kenaikan cadangan devisa tersebut didorong peningkatan penerimaan pajak dan jasa serta penarikan utang luar negeri pemerintah.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan posisi cadangan devisa menjadi salah satu faktor yang mendukung kestabilan perekonomian domestik.
"Posisi cadangan devisa dapat mengimbangi pembayaran utang luar negeri dan intervensi sebagai upaya menjaga kestabilan nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia (BI)," ujar Ratna.
Posisi cadangan devisa itu setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, lebih tinggi dibandingkan standar internasional sekitar tiga bulan impor.
Di sisi fiskal, pemerintah menghadapi permintaan tambahan anggaran kementerian dan lembaga untuk 2027 yang mencapai hampir Rp1.000 triliun di tengah keterbatasan ruang fiskal.
Investor Pantau China hingga Ketegangan AS-Iran
Pelaku pasar juga mencermati data perdagangan China dengan ekspor pada Agustus 2026 diperkirakan tumbuh 25 persen secara tahunan, sedangkan impor diproyeksikan meningkat 30 persen.
Permintaan produk teknologi terkait kecerdasan buatan atau artificial intelligence menjadi salah satu faktor yang menopang proyeksi pertumbuhan impor China.
Investor turut mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan European Central Bank sebesar 25 basis poin pada Kamis (10/9/2026), setelah inflasi Zona Euro meningkat menjadi 3,3 persen pada Agustus 2026.
Sentimen global juga dibayangi meningkatnya ketegangan Amerika Serikat dan Iran setelah AS menyerang dan melumpuhkan tiga kapal tanker minyak Iran, sementara Iran mengisyaratkan rencana menetapkan zona terlarang di sekitar Selat Hormuz.
Pergerakan bursa Asia pada Selasa pagi tercatat bervariasi dengan Nikkei menguat 0,31 persen, Shanghai naik 0,29 persen, Kospi menguat 1,69 persen, sedangkan Hang Seng melemah 0,70 persen dan Straits Times turun 0,59 persen.
- Penulis :
- Aditya Yohan




