
Pantau - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjaga pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa di Pulau Flores dengan menyalurkan bantuan pangan dan nonpangan hingga hari ke-27 pascabencana.
Hingga 11 September 2026, Bulog NTT telah menyalurkan bantuan bencana alam berupa 1.571.645 kilogram beras dan 7.000 liter minyak goreng kepada masyarakat terdampak.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K. Kanam mengatakan pemenuhan kebutuhan pangan menjadi salah satu prioritas di tengah kondisi masyarakat setelah gempa.
“Kebutuhan pangan masyarakat harus tetap terpenuhi di tengah situasi yang sulit. Karena itu, Bulog NTT terus bergerak aktif bersama para pemangku kepentingan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak,” kata Arrahim di Kupang, Sabtu (12/9/2026).
Bantuan Menjangkau Tujuh Kabupaten di Flores
Bantuan beras dan minyak goreng tersebut disalurkan ke tujuh kabupaten di Pulau Flores, yakni Ende, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Barat.
Bulog NTT juga membantu pemerintah daerah di tujuh kabupaten tersebut menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebanyak 102.000 kilogram.
Selain itu, Serikat Karyawan (SEKAR) Bulog NTT melalui program Bulog Peduli turut menyalurkan beras, telur, mi instan, gula pasir, dan air minum.
Bantuan nonpangan berupa selimut serta kebutuhan lainnya juga diberikan untuk mendukung kehidupan sehari-hari masyarakat terdampak gempa.
Bantuan Bulog Peduli disalurkan di Kabupaten Nagekeo pada Rabu (9/9), meliputi Kolikapa di Kelurahan Mbay 1, Desa Nagadero, serta Alobuu di Desa Nggolombay.
Penyaluran kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Manggarai dengan menyasar Kecamatan Langke Rembong dan Kecamatan Reok.
Sebelumnya, bantuan serupa telah disalurkan pada 18-20 Agustus 2026 di Kabupaten Sikka, Ngada, Nagekeo, dan Manggarai.
“Penyaluran lanjutan pada September menegaskan kepedulian Bulog NTT terus dijaga seiring kebutuhan masyarakat dalam menghadapi dampak gempa,” kata Arrahim.
Bulog Bersinergi dengan BPBD, TNI, dan Polri
Bulog NTT menggandeng pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polri melalui polres setempat, serta TNI melalui kodim dalam mendistribusikan bantuan.
Sinergi tersebut dilakukan untuk memperlancar distribusi sekaligus memperkuat koordinasi agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Arrahim mengajak seluruh pihak terus menjaga kepedulian dan memperkuat gotong royong dalam mendukung proses pemulihan masyarakat Flores setelah bencana.
“Bulog NTT terus mengambil peran aktif dan merespons kebutuhan penanganan bencana bersama pemerintah daerah, TNI, dan POLRI. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi penguat semangat untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar dia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf




