
Pantau - Perluasan BRICS mendorong kelompok tersebut memasuki tahap pembangunan dan kerja sama yang lebih luas dengan negara-negara anggotanya kini mencakup hampir setengah populasi dunia, sekitar 30 persen output ekonomi global, dan seperlima perdagangan dunia.
Perkembangan tersebut menunjukkan peningkatan keterwakilan dan pengaruh BRICS setelah kelompok itu mengalami perluasan keanggotaan.
BRICS juga dinilai telah memasuki tahap pembangunan berkualitas tinggi seiring semakin luasnya cakupan kerja sama di antara negara-negara anggotanya.
Besarnya jumlah penduduk, aktivitas ekonomi, dan perdagangan yang berada dalam lingkup negara-negara BRICS menjadi bagian penting dari posisi kelompok tersebut dalam perekonomian dunia.
Perluasan BRICS Tingkatkan Keterwakilan Global
Perluasan keanggotaan menjadi salah satu perubahan penting dalam perkembangan BRICS karena meningkatkan keterwakilan kelompok tersebut di tingkat global.
Negara-negara yang tergabung dalam BRICS saat ini secara keseluruhan mencakup hampir setengah dari jumlah penduduk dunia.
Dari sisi ekonomi, negara-negara BRICS juga menyumbang sekitar 30 persen dari total output ekonomi global.
Sementara dari sisi perdagangan, negara-negara anggota kelompok tersebut mencakup sekitar seperlima perdagangan global.
Cakupan tersebut menunjukkan kerja sama BRICS berkembang tidak hanya berdasarkan jumlah negara anggota, tetapi juga berdasarkan besarnya potensi ekonomi dan pasar yang berada di dalam kelompok.
Kerja sama yang semakin luas itu kemudian memasuki tahap pembangunan berkualitas tinggi dengan berbagai sektor menjadi bagian dari hubungan antarnegara anggota.
Infrastruktur dan Teknologi Menjadi Bagian Perkembangan Negara BRICS
Perkembangan pembangunan di negara-negara yang berada dalam lingkup kerja sama BRICS terlihat pada sejumlah sektor, termasuk transportasi, teknologi, ekonomi digital, dan infrastruktur.
Di Indonesia, pembangunan kereta api berkecepatan tinggi Jakarta-Bandung menjadi salah satu gambaran pengembangan infrastruktur transportasi yang melibatkan teknologi modern.
Kereta cepat tersebut menghubungkan kawasan Jakarta dan Bandung melalui sistem kereta listrik berkecepatan tinggi atau Electric Multiple Unit (EMU).
Sementara itu, perkembangan teknologi transportasi juga terlihat di Uni Emirat Arab melalui keberadaan taksi otonomos buatan China yang ditampilkan di dekat Hotel Burj Al Arab, Dubai.
Pemanfaatan kendaraan otonomos tersebut menjadi salah satu gambaran perkembangan teknologi yang berlangsung di negara yang terlibat dalam lingkungan kerja sama BRICS.
Perdagangan dan Ekonomi Digital Terus Berkembang
Aktivitas perdagangan juga menjadi bagian dari perkembangan ekonomi negara-negara BRICS dan terlihat melalui berbagai kegiatan promosi produk serta pertemuan bisnis internasional.
Salah satunya terlihat dalam Pameran Internasional Jalur Sutra ke-10 yang berlangsung di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China, pada Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, produk Iran diperkenalkan kepada masyarakat melalui siaran langsung atau live streaming di salah satu stan pameran.
Pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana promosi produk dan perdagangan dapat berjalan beriringan dengan perkembangan teknologi informasi.
Kegiatan ekonomi semacam itu menjadi bagian dari aktivitas yang berlangsung di negara-negara BRICS ketika kelompok tersebut terus memperluas cakupan kerja samanya.
Pertukaran Budaya Turut Warnai Hubungan Antarnegara
Hubungan antarnegara dalam lingkungan BRICS tidak hanya berkaitan dengan perdagangan dan pembangunan ekonomi, tetapi juga berlangsung melalui kegiatan sosial dan budaya.
Di China, kegiatan budaya internasional terlihat melalui pameran "Di Atas Piramida: Peradaban Mesir Kuno" yang diselenggarakan di Museum Shanghai.
Pameran tersebut menampilkan kebudayaan Mesir Kuno kepada masyarakat dan menjadi salah satu bentuk pertukaran budaya lintas negara.
Hubungan kebudayaan juga terlihat melalui kegiatan seni yang mempertemukan Paduan Suara Pusat Nasional untuk Seni Pertunjukan Tiongkok dengan Choralla, paduan suara lokal Arab Saudi.
Kedua kelompok melakukan latihan bersama untuk ajang World Famous Songs Concert di Pusat Kebudayaan Dunia Raja Abdulaziz, Dhahran, Arab Saudi, pada Desember 2025.
New Development Bank Menjadi Bagian Kerja Sama BRICS
Kerja sama BRICS juga memiliki dimensi pembangunan melalui keberadaan New Development Bank yang berkantor pusat di Shanghai, China.
Keberadaan lembaga tersebut menjadi salah satu bagian dari perkembangan mekanisme kerja sama di lingkungan BRICS.
Dengan cakupan hampir setengah populasi dunia, sekitar 30 persen output ekonomi global, dan seperlima perdagangan global, perluasan BRICS menandai peningkatan skala keterwakilan kelompok tersebut.
Kerja sama BRICS yang lebih luas selanjutnya memasuki tahap pembangunan berkualitas tinggi seiring berkembangnya hubungan di berbagai sektor antara negara-negara yang berada di dalamnya.
- Penulis :
- Gerry Eka




