HOME  ⁄  Ekonomi

PIHPS Mencatat Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp85.500 per Kilogram, Telur Ayam Rp28.350

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

PIHPS Mencatat Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp85.500 per Kilogram, Telur Ayam Rp28.350
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Seorang pedagang menyortir cabai rawit di Pasar Mardika, Kota Ambon, Provinsi Maluku. ANTARA FOTO/FB Anggoro/aww.)

Pantau - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran secara nasional mencapai Rp85.500 per kilogram, sedangkan telur ayam ras berada di level Rp28.350 per kilogram pada Senin (14/9/2026).

Berdasarkan data PIHPS yang dilansir di Jakarta pada pukul 10.30 WIB, harga bawang merah tercatat Rp36.700 per kilogram dan bawang putih Rp37.300 per kilogram.

Harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.850 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II Rp14.550 per kilogram.

Beras kualitas medium I berada di harga Rp16.050 per kilogram dan beras kualitas medium II Rp15.700 per kilogram.

Sementara itu, beras kualitas super I tercatat Rp17.050 per kilogram dan beras kualitas super II Rp16.600 per kilogram.

Harga Cabai dan Daging di Tingkat Eceran

Selain cabai rawit merah, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp50.950 per kilogram.

Harga cabai merah keriting tercatat Rp61.100 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau berada di level Rp52.350 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat Rp39.800 per kilogram.

Daging sapi kualitas I dijual dengan harga Rp146.300 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II berada di harga Rp142.250 per kilogram.

Minyak Goreng dan Gula Pasir

PIHPS mencatat harga gula pasir kualitas premium mencapai Rp19.950 per kilogram, sementara gula pasir lokal berada di level Rp18.700 per kilogram.

Harga minyak goreng curah tercatat Rp20.850 per liter.

Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I berada di harga Rp23.800 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II Rp23.200 per liter.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026