
Pantau - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA bersama KAI Commuter merampungkan perawatan intensif atau General Check Up terhadap satu rangkaian KRL iE305 seri CLI-225 milik KAI Commuter pada Sabtu (19/9/2026).
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap sistem dan komponen utama untuk memastikan keselamatan, keandalan, serta fungsi sarana berada dalam kondisi optimal.
Setelah seluruh pemeriksaan dan pengujian selesai, rangkaian tersebut diserahkan kembali kepada KAI Commuter untuk digunakan dalam pelayanan Commuter Line.
Senior Manager Corporate Communications and Representative Office PT INKA Nanang Agung Rohmandiyas mengatakan perawatan terhadap enam trainset lainnya dilakukan secara bertahap.
"Satu trainset telah menyelesaikan seluruh tahapan General Check Up dan sudah kami serahkan kembali kepada KAI Commuter untuk digunakan dalam pelayanan. Selanjutnya, dua trainset ditargetkan selesai pada minggu keempat September, dua trainset berikutnya pada akhir September atau awal Oktober, dan dua trainset terakhir pada akhir minggu pertama Oktober," ujar Nanang.
Enam Rangkaian Lain Dirawat Bertahap
Pelaksanaan General Check Up dilakukan bersama KAI Commuter, KAI, serta stakeholder terkait dengan melibatkan tim engineering dan quality assurance INKA.
Proses pemeriksaan tujuh rangkaian tersebut berlangsung di dua fasilitas overhaul, yakni Depok dan Manggarai.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna Commuter Line atas ketidaknyamanan selama proses ini berlangsung. Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk menuntaskan seluruh tahapan pemeriksaan dengan tetap menjaga standar keselamatan dan keandalan sarana," kata Nanang.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan rangkaian CLI-225 yang telah selesai menjalani perawatan akan kembali digunakan untuk melayani pengguna di lintas Bogor.
"Dengan pengoperasian rangkaian yang telah selesai perawatan mulai Senin 21 September 2026 besok perjalanan Commuter Line lintas Bogor ditambah kembali sebanyak 4 perjalanan sehingga total perjalanan di seluruh lintas kembali normal sebanyak 1.065 perjalanan yang sebelumnya hanya 1.061 perjalanan mulai 10 September kemarin," jelas Karina.
Penambahan empat perjalanan dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan kapasitas angkut masyarakat yang menggunakan Commuter Line Bogor untuk mobilitas sehari-hari.
Dengan penambahan tersebut, jumlah perjalanan Commuter Line lintas Bogor akan kembali menjadi 392 perjalanan mulai Senin (21/9/2026).
KAI Commuter Masih Terapkan Rekayasa Operasional
KAI Commuter masih memberlakukan rekayasa peredaran sarana, khususnya untuk pelayanan di lintas Tanjung Priok.
Pengoperasian kembali rangkaian CLI-225 belum menggantikan penggunaan rangkaian Commuter Line Bandara Soetta yang sementara digunakan di lintas Tanjung Priok.
"Untuk layanan perjalanan commuter line Bandara Soetta juga masih dilakukan penyesuaian, dengan masih melayani perjalanan sementara sebanyak 52 perjalanan tiap harinya," jelas Karina.
KAI Commuter mencatat volume pengguna lintas Bogor sebelum perawatan mencapai lebih dari 492 ribu orang pada awal minggu.
Setelah dilakukan pengaturan pola peredaran sarana, lebih dari 454 ribu pengguna dapat terlayani.
"Dengan pengoperasian kembali 4 perjalanan commuter line Bogor diharapkan memberikan ruang gerak pengguna untuk kembali menyesuaikan perjalanannya. Terutama pada awal minggu yang merupakan hari dengan volume tertinggi," tambah Karina.
KAI Commuter akan terus mengevaluasi penyesuaian operasional akibat perawatan KRL dengan memperhatikan jadwal perjalanan dan ketersediaan sarana di seluruh lintas.
"Dengan telah beroperasinya satu rangkaian CLI 225 ini dapat memberikan kenyamanan kepada pengguna. Keselamatan merupakan prioritas dan komitmen kami mengoptimalkan layanan dan selama masa perawatan ini," kata Karina.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




