HOME  ⁄  Olahraga

Mandalika Racing Series 2026 Terapkan Aturan Baru, Jumlah Pembalap yang Lolos Kualifikasi Bertambah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mandalika Racing Series 2026 Terapkan Aturan Baru, Jumlah Pembalap yang Lolos Kualifikasi Bertambah
Foto: (Sumber :Manager Corporate Brand PT Pertamina (Persero) Raden Panji Adhitiyo Putera saat wawancara dengan wartawan terkait dukungan Pertamina di ajang MRS 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (19/6/2026). ANTARA/Akhyar Rosidi..)

Pantau - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menerapkan sejumlah aturan baru pada Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 putaran keempat di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 19-20 September 2026.

Aturan baru tersebut diterapkan sesuai regulasi FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) dan mencakup perubahan mekanisme kualifikasi hingga prosedur start.

"Aturan baru itu antara lain penambahan jumlah pembalap dari Q1 dan Q2," kata Ketua Panitia Ajang MRS 2026 Arif Syahbani di Mandalika, Sabtu (19/9/2026).

Pada putaran sebelumnya, sebanyak 10 pembalap lolos langsung ke Q2 berdasarkan hasil akumulasi dua sesi latihan resmi, sedangkan aturan baru menambah jumlah tersebut menjadi 14 pembalap.

"Sementara, hasil dari Q1 yang sebelumnya diambil dua menjadi empat pembalap tercepat untuk masuk ke Q2. Aturan itu berlaku untuk kelas NS250 dan IJTC 150 U-15," katanya.

Pembalap Bermasalah Saat Latihan Bisa Dapat Dispensasi

Aturan baru juga mengatur dispensasi bagi pembalap yang tidak memperoleh hasil kualifikasi akibat mengalami masalah teknis atau cedera ketika menjalani sesi latihan.

Pembalap tersebut dapat mengikuti perlombaan dari posisi grid paling belakang setelah mendapatkan persetujuan Direktur Perlombaan atau race direction.

"Adapun ketentuannya adalah pembalap tersebut mencatat waktu minimal sama dengan atau lebih cepat dari 107 persen waktu pembalap tercepat di salah satu sesi Latihan Resmi (FP1 dan FP2)," katanya.

Jumlah pembalap yang melakukan start dari Pit Lane juga dibatasi maksimal 10 pembalap.

Apabila jumlahnya melebihi batas tersebut, start akan diulang menggunakan metode Quick Start.

Aturan lainnya mengatur prosedur Start Warm Up bagi pembalap yang meninggalkan grid karena alasan tertentu atau terlambat keluar dari Pit Lane untuk mengikuti Sighting Lap.

"Mereka harus melakukan Start Warm-Up Lap dari Pit Lane, mengambil posisi grid mereka semula dan menjalani sanksi Double Long Lap Penalty," katanya.

Prosedur Start dari Pit Lane Diperketat

Ketentuan baru turut mengatur prosedur start race bagi pembalap yang mendapatkan sanksi memulai balapan dari Pit Lane.

Ketika balapan resmi dimulai dengan lampu hijau, pembalap yang berada di Pit Lane harus tetap berhenti hingga lampu hijau di Pit Exit menyala.

"Setelah seluruh rombongan pembalap di lintasan telah melewati tikungan Pertama (atau melewati Garis Pit Exit) dengan aman," katanya.

Setelah diperbolehkan memasuki trek, pembalap wajib mematuhi batas kecepatan pit atau pit limiter hingga melewati garis batas luar pit.

Pembalap juga dilarang memotong garis putih penanda atau blend line di pintu keluar pit untuk mencegah risiko tabrakan.

"Hal itu juga tetap berlaku bagi pembalap yang menjalani Warm Up Lap secara tidak sempurna, karena crash, engine trouble, dan sebagainya," katanya.

Sebanyak 108 Pembalap Ikuti MRS 2026

Putaran MRS 2026 diikuti 108 pembalap yang bertanding dalam empat kelas kejuaraan nasional.

Empat kelas tersebut terdiri atas National Sport 150 (NS150), National Sport 250 (NS250), Supersport 600 (SS600), dan Indonesia Junior Talent Cup U-15 (IJTC).

Manager Corporate Brand PT Pertamina (Persero) Raden Panji Adhitiyo Putera mengatakan Pertamina kembali mendukung pengembangan balap nasional melalui MRS.

"Dukungan itu merupakan tahun keempat secara berturut-turut sebagai upaya melahirkan talenta muda Indonesia yang mampu bersaing di level internasional," katanya.

Pertamina menilai MRS juga memiliki peran dalam pengembangan industri otomotif lokal selain menjadi wadah bagi pembalap nasional.

"Sinergi antara ajang balap dan pengembangan produk lokal diharapkan bisa berjalan beriringan," katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026