HOME  ⁄  Ekonomi

IHSG Ditutup Melemah 0,88 Persen, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

IHSG Ditutup Melemah 0,88 Persen, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia
Foto: Ilustrasi - Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) (sumber: IDX)

Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 56,43 poin atau 0,88 persen ke posisi 6.384,73 pada perdagangan Senin sore, di tengah sikap pelaku pasar yang cenderung wait and see menjelang Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.

Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga turun 5,96 poin atau 0,93 persen ke posisi 634,29.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menyoroti posisi keputusan Bank Indonesia di tengah kebijakan sejumlah bank sentral utama dunia.

"Menariknya, keputusan BI diambil di tengah momentum The Fed, Europan Central Bank (ECB), dan Bank of Japan (BoJ) yang secara kompak menaikkan suku bunga untuk meredam lonjakan inflasi akibat krisis energi," ungkap Nico.

Pasar Menanti Keputusan Bank Indonesia

Dari dalam negeri, pelaku pasar cenderung berhati-hati menunggu respons Bank Indonesia dalam RDG yang dijadwalkan berlangsung pada 22–23 September 2026.

Sikap tersebut muncul setelah bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve, Bank of Japan, dan Europan Central Bank sebelumnya menaikkan suku bunga acuan masing-masing sebesar 25 basis poin pada September 2026.

Dari faktor eksternal, Nico menilai penguatan sejumlah bursa saham Asia didukung tanda-tanda meningkatnya upaya diplomatik untuk menyelesaikan konflik dan memulihkan aliran energi di Timur Tengah.

Perkembangan tersebut berlangsung seiring harga minyak dunia yang terus mengalami penurunan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut menyampaikan adanya kemungkinan untuk bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di sela-sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Trump juga disebut mungkin bertemu dengan sejumlah pemimpin negara Teluk Persia lainnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mendesak negara-negara Teluk bekerja sama dalam memulihkan stabilitas di seluruh kawasan.

Pelaku pasar turut memperhatikan kebijakan moneter bank sentral China atau People's Bank of China (PBOC).

Pasar menilai PBOC akan mempertahankan suku bunga acuan pinjaman tanpa perubahan untuk bulan ke-16 secara berturut-turut pada level terendah sepanjang masa.

Suku bunga pinjaman utama atau Loan Prime Rate (LPR) satu tahun dipertahankan pada level 3,0 persen, sedangkan LPR lima tahun berada di level 3,5 persen.

Delapan Sektor Melemah, Infrastruktur Turun Paling Dalam

IHSG sempat dibuka menguat pada awal perdagangan sebelum berbalik ke teritori negatif dan bertahan hingga penutupan sesi pertama.

Memasuki sesi kedua, IHSG tetap berada di zona merah sampai perdagangan berakhir.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor berhasil mencatatkan penguatan, sementara delapan sektor mengalami pelemahan.

Sektor transportasi dan logistik mencatat penguatan terbesar sebesar 0,55 persen, disusul sektor kesehatan 0,21 persen dan sektor properti 0,01 persen.

Di sisi lain, sektor infrastruktur mencatat penurunan terdalam sebesar 1,38 persen, diikuti barang konsumen primer sebesar 0,94 persen dan energi sebesar 0,93 persen.

Saham-saham yang mencatat penguatan harga terbesar adalah CSMI, TRUE, BBSS, JAWA, dan AGAR.

Sementara itu, saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar adalah FORU, KICI, JARR, FPNI, dan DOOH.

Frekuensi perdagangan saham di BEI sepanjang hari tercatat sebanyak 1,82 juta kali transaksi dengan volume mencapai 26,07 miliar lembar saham dan nilai transaksi Rp11,83 triliun.

Sebanyak 294 saham mengalami kenaikan harga, 372 saham melemah, dan 297 saham tidak mengalami perubahan nilai.

Bursa Asia Bergerak Menguat

Di tengah pelemahan IHSG, sejumlah bursa saham regional Asia pada sore hari justru ditutup menguat.

Indeks Nikkei menguat 1,38 persen ke posisi 65.018,95, sedangkan indeks Shanghai naik 0,97 persen ke posisi 3.949,91.

Indeks Hang Seng menguat 1,18 persen ke posisi 25.042,71 dan indeks Kospi naik 1,65 persen ke posisi 7.007,72.

Sementara itu, indeks Straits Times menguat 0,34 persen ke posisi 5.675,23.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026