
Pantau - Empat jembatan di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, memperkuat akses warga menuju lahan pertanian dan kawasan aktivitas ekonomi sekaligus mempermudah distribusi hasil bumi serta kebutuhan sehari-hari.
Pembangunan empat jembatan tersebut dilakukan melalui kolaborasi Harita Nickel, masyarakat, dan pemerintah desa dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Keempat infrastruktur itu terdiri atas Jembatan Gantung Dodoku Horikiwo di Desa Bobo serta Jembatan Rijang, Jembatan Dial, dan Jembatan Merah Putih Sungai Doko di Desa Gambaru.
Jembatan Mempercepat Akses Warga ke Kebun
Kepala Desa Gambaru Nasrudin M. Kasuba mengatakan keberadaan jembatan menjadi akses layanan dasar yang mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.
"Jembatan ini menjadi akses layanan dasar bagi masyarakat. Dengan jalur yang lebih layak, distribusi hasil bumi, komoditas lokal, dan logistik harian, menjadi jauh lebih cepat dan efisien," kata Nasrudin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Salah satu infrastruktur yang telah dimanfaatkan warga adalah Jembatan Merah Putih yang membentang sepanjang 25 meter dengan lebar empat meter di atas Sungai Doko.
Jembatan tersebut menghubungkan warga Desa Gambaru dengan area pertanian serta kawasan industri sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah.
Warga Desa Gambaru, Nursia Drakel, mengatakan jembatan membuat perjalanan menuju kebun lebih mudah dan aman dibandingkan sebelumnya.
"Kalau dibandingkan dulu, sekarang perjalanan jauh lebih mudah. Kami bisa membawa hasil kebun dan berjualan makanan ke area perusahaan dengan waktu tempuh yang lebih singkat," ujarnya.
Warga lainnya, Siti Hawa Cawali, mengatakan jembatan di wilayah Doko, Dial, dan Rijang juga memungkinkan masyarakat menggunakan sepeda motor hingga kendaraan roda tiga untuk menuju area pertanian.
"Jalurnya sekarang lebih mudah dilalui. Kami bisa menggunakan kendaraan untuk menuju kebun dan membawa kebutuhan maupun hasil dari kebun," katanya.
Konektivitas Mendukung Aktivitas Ekonomi
Pembangunan empat jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antara permukiman warga, area pertanian, dan kawasan aktivitas ekonomi di Pulau Obi.
Direktur Utama Harita Nickel Roy Arman Arfandy mengatakan pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung peningkatan akses dan kualitas hidup masyarakat di Maluku Utara.
"Bagi Harita Nickel, Maluku Utara adalah rumah tempat kami tumbuh dan membangun masa depan bersama," katanya.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengatakan konektivitas memiliki peran penting bagi masyarakat, terutama petani dan nelayan, untuk menjalankan aktivitas serta memobilisasi dan memasarkan hasil produksi.
Keempat jembatan tersebut diresmikan secara simbolis melalui penandatanganan prasasti di Kantor Gubernur Maluku Utara di Sofifi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




