
Pantau - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengoptimalkan pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen untuk mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Permintaan tersebut disampaikan Maman dalam kegiatan Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor dan Pengusaha UMKM Menuju Pasar Global di Palu pada Senin.
Menurut Maman, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota dapat menjadikan KUR sebagai salah satu instrumen utama untuk meningkatkan pertumbuhan pelaku UMKM.
"Mengenai optimalisasi pemanfaatan KUR, saya pikir ini juga bisa menjadi salah satu lini ataupun ujung tombak pemerintah provinsi, kabupaten/kota di Sulawesi Tengah untuk mendorong pertumbuhan UMKM," kata Maman.
Pemerintah Berencana Tingkatkan Plafon KUR pada 2027
Pemerintah berencana meningkatkan plafon KUR pada 2027 setelah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program pembiayaan tersebut.
Berdasarkan evaluasi pemerintah, program KUR dinilai mampu memberikan stimulus terhadap perekonomian masyarakat di berbagai daerah.
Pemerintah pusat akan membahas peningkatan plafon KUR di Sulawesi Tengah bersama pemerintah daerah dan perbankan yang berperan sebagai penyalur pembiayaan.
Besaran peningkatan plafon akan mempertimbangkan kemampuan dan kapasitas masing-masing bank penyalur.
Selain meningkatkan penyaluran, pemerintah menilai optimalisasi KUR perlu dibarengi sosialisasi agar pelaku UMKM memahami fungsi pembiayaan tersebut dan dapat memanfaatkannya secara bijak.
Maman mengingatkan KUR tetap merupakan pinjaman yang harus dikembalikan meskipun memiliki tingkat bunga relatif rendah.
"Terlepas dari bunganya yang sangat rendah dan kecil, tapi ada kewajiban untuk melunasi pinjaman," ujar Maman.
Pemerintah juga menemukan masih terdapat sejumlah pelaku UMKM yang belum dapat mengakses KUR karena memiliki catatan kredit bermasalah.
Persoalan tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.
KUR Sulteng Jangkau 46.845 UMKM
Kementerian UMKM mencatat penyaluran KUR di Sulawesi Tengah sepanjang 2026 telah mencapai Rp3,06 triliun.
Pembiayaan tersebut telah menjangkau sekitar 46.845 pelaku UMKM di Sulawesi Tengah.
Selain memperkuat akses pembiayaan melalui KUR, Kementerian UMKM akan memberikan pendampingan terhadap produk-produk UMKM asal Sulawesi Tengah.
Pendampingan diarahkan untuk meningkatkan daya saing produk sehingga mampu menembus pasar global.
Kementerian UMKM akan bekerja sama dengan Badan Karantina Indonesia (Barantin) untuk membantu meningkatkan kesiapan produk UMKM Sulawesi Tengah agar dapat bersaing di pasar internasional.
- Penulis :
- Shila Glorya




