
Pantau - Sarawak Tourism Board (STB) Malaysia memperkuat kolaborasi bisnis dengan puluhan pelaku usaha Indonesia melalui Sarawak Gateway to Borneo Business Networking Session yang digelar di Surabaya dan Jakarta.
Direktur Pemasaran STB Wilayah ASEAN dan Domestik Gustino Basuan mengatakan pertemuan bisnis di Jakarta merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di Surabaya, Jawa Timur.
"Di Surabaya Senin (28/9) kemarin, di Jakarta Rabu (30/9)," ujar Gustino di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Puluhan pelaku usaha dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kegiatan tersebut dengan peserta terutama berasal dari kalangan agen perjalanan wisata.
STB Perluas Kerja Sama dengan Pelaku Wisata Indonesia
Gustino mengatakan STB telah menjalin kerja sama jangka panjang dengan agen perjalanan wisata di Jakarta, bahkan sejak belum tersedia penerbangan langsung menuju Kuching, Sarawak.
"Sejak 10 tahun lalu,sejak belum ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Kuching, ibu kota Sarawak. Kalau sekarang, sudah ada penerbangan langsung setiap hari," ujar Gustino lagi.
Sarawak dan Indonesia juga berupaya saling mengenalkan potensi masing-masing untuk memperluas pilihan destinasi dan pengalaman bagi wisatawan.
"Melalui aspirasi Sarawak Gateway to Borneo, kami melihat peluang untuk Sarawak dan Indonesia saling melengkapi, dan inilah peluang untuk rekan-rekan di Jakarta menambah lebih banyak pilihan serta pengalaman kepada wisatawan," katanya.
Sarawak menawarkan sejumlah potensi mulai dari pelayanan kesehatan, kuliner, pendidikan, pariwisata, hingga budaya.
Penerbangan Jakarta-Kuching Berpeluang Bertambah
Direktur Tourism Malaysia Jakarta Hairi Mohd Yakzan mengatakan Sarawak Gateway to Borneo Business Networking Session tidak hanya bertujuan mempromosikan destinasi wisata, tetapi juga membangun jaringan bisnis antara pelaku usaha Indonesia dan Malaysia, khususnya Sarawak.
"Malaysia dan Indonesia mempunyai hubungan yang sangat istimewa, dan kita sebagai negara yang serumpun, kita berkongsi sejarah, budaya, dan kekeluargaan yang dekat," kata Hairi Mohd Yakzan.
Konektivitas Jakarta-Kuching saat ini didukung penerbangan langsung AirAsia yang tersedia setiap hari.
Menurut Hairi, pilihan penerbangan langsung antara kedua wilayah berpotensi bertambah karena maskapai AirBorneo sedang disiapkan untuk melayani rute Jakarta-Kuching.
"Maskapai AirBorneo sedang disiapkan untuk rute langsung Jakarta - Kuching. Kalau ini direalisasikan, akan memberi lebih banyak pilihan bagi pengunjung," ujar Hairi.
Sarawak mencatat sekitar 4,95 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2025 dengan Indonesia menjadi penyumbang wisatawan terbesar kedua setelah Brunei Darussalam.
- Penulis :
- Aditya Yohan




