
Pantau - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 3,28 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada September 2026 seiring kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK).
Inflasi tersebut tercermin dari kenaikan IHK nasional dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK), dari 108,74 pada September 2025 menjadi 112,31 pada September 2026,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono di Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Inflasi Tahun Kalender Capai 2,17 Persen
Selain secara tahunan, BPS mencatat inflasi Indonesia sepanjang tahun kalender atau year-to-date (ytd) hingga September 2026 mencapai 2,17 persen.
Sementara itu, inflasi secara bulanan atau month-to-month (mtm) pada September 2026 tercatat sebesar 0,30 persen.
Harga Kebutuhan Pokok Dorong Kenaikan
Kenaikan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok turut memengaruhi laju inflasi nasional pada September 2026.
Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi salah satu kelompok yang mengalami kenaikan harga dan memengaruhi pergerakan inflasi.
Data BPS menunjukkan IHK meningkat 3,57 poin dari 108,74 pada September 2025 menjadi 112,31 pada September 2026.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




