
Pantau - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan skema stimulus transportasi untuk menghadapi libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Pemerintah menargetkan pembahasan kebijakan tersebut dapat segera diselesaikan agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai bentuk stimulus yang akan diberikan sebelum memasuki masa liburan.
"Ini (stimulus angkutan libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027) sekarang ini sedang dalam penggodokan," kata Dudy dalam perbincangan bersama awak media di Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Menhub berharap pemerintah dapat mengumumkan kebijakan stimulus transportasi tersebut pada Oktober 2026.
"Saya harapkan bisa ada bulan ini bisa segeralah itu ya, bisa disampaikan ke masyarakat," ujar Dudy.
Menurutnya, pemerintah berupaya menghadirkan dukungan transportasi yang setidaknya setara dengan stimulus yang telah diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya.
Pemerintah Kaji Stimulus Transportasi dan Pajak Ditanggung Negara
Dudy menjelaskan bahwa skema stimulus transportasi untuk libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 masih dalam tahap pembahasan bersama kementerian dan lembaga terkait.
Secara umum, bentuk dukungan yang disiapkan diperkirakan tidak jauh berbeda dari program stimulus transportasi yang telah diterapkan sebelumnya.
Namun, sejumlah komponen kebijakan masih memerlukan pembahasan lebih lanjut sebelum ditetapkan secara resmi.
Salah satu komponen yang sedang dikaji adalah pemberian insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP).
Pemerintah masih mempertimbangkan besaran PPN yang akan ditanggung negara selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
Pembahasan tersebut mencakup kemungkinan pemberian insentif PPN secara penuh maupun sebagian.
Penentuan skema PPN DTP akan mempertimbangkan pengalaman pelaksanaan stimulus transportasi pada periode liburan sebelumnya.
Dudy menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai besaran insentif masih menunggu hasil pembahasan pemerintah.
Stimulus Angkutan Kereta Api Masuk dalam Rencana Pemerintah
Selain membahas insentif perpajakan, pemerintah juga menyiapkan dukungan stimulus bagi layanan transportasi kereta api.
Dudy memastikan bahwa angkutan kereta api termasuk dalam layanan transportasi yang diharapkan mendapatkan stimulus pada periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027.
Skema dukungan tersebut secara umum akan mengacu pada kebijakan yang telah diterapkan dalam program stimulus transportasi sebelumnya.
Pemerintah juga mempertimbangkan pengalaman pemberian stimulus pada masa angkutan Lebaran sebagai salah satu acuan penyusunan kebijakan.
Meski demikian, Dudy mengingatkan bahwa durasi libur Natal dan Tahun Baru berbeda dengan periode libur Lebaran.
Perbedaan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan bentuk dan cakupan stimulus yang akan diterapkan.
Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan besaran insentif maupun ketentuan pelaksanaan stimulus transportasi untuk periode libur akhir tahun.
Anggaran Stimulus Natal dan Tahun Baru 2027 Sudah Tersedia
Dudy memastikan bahwa anggaran untuk mendukung pelaksanaan stimulus transportasi Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 telah tersedia.
Meski demikian, pemerintah masih memerlukan pembahasan lanjutan untuk mematangkan bentuk kebijakan yang akan diberlakukan.
Menurutnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kemungkinan masih melakukan pembahasan terhadap sejumlah alternatif stimulus.
Proses tersebut diperlukan agar kebijakan yang ditetapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat selama periode perjalanan akhir tahun.
"Ya mungkin mereka (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian) mau mematangkan lebih dulu ya, tapi saya harapkan minimal paling tidak sama seperti yang sebelumnya, karena kan masyarakat sudah bisa merasakan manfaatnya dari adanya stimulus itu," tutur Menhub.
Dudy berharap stimulus yang disiapkan tidak mengalami pengurangan manfaat dibandingkan dengan kebijakan pada periode sebelumnya.
Ia menilai dukungan pemerintah melalui stimulus transportasi telah memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menhub Harap Kebijakan Diumumkan Sebelum Libur Akhir Tahun
Kementerian Perhubungan berharap proses pembahasan stimulus dapat segera diselesaikan agar pemerintah memiliki waktu yang cukup untuk menyampaikan kebijakan kepada masyarakat.
Target pengumuman pada Oktober 2026 diharapkan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat yang akan merencanakan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru.
Pemerintah juga masih melakukan koordinasi antarkementerian untuk memastikan bentuk dukungan transportasi yang akan diberikan sesuai dengan kebijakan yang telah disiapkan.
Dudy menegaskan bahwa stimulus transportasi diharapkan kembali membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan selama momentum libur akhir tahun.
Dengan anggaran yang telah tersedia, pemerintah kini berfokus pada penyelesaian pembahasan teknis, termasuk besaran PPN DTP dan skema stimulus untuk layanan kereta api.
Keputusan resmi mengenai bentuk dan besaran stimulus transportasi Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 masih menunggu pengumuman pemerintah setelah seluruh pembahasan rampung.
- Penulis :
- Aditya Yohan




