HOME  ⁄  Ekonomi

OJK Sulawesi Tengah Jangkau 531.088 Peserta Lewat 154 Kegiatan Literasi Keuangan, Kota Palu Catat Edukasi Terbanyak

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

OJK Sulawesi Tengah Jangkau 531.088 Peserta Lewat 154 Kegiatan Literasi Keuangan, Kota Palu Catat Edukasi Terbanyak
Foto: (Sumber :Kepala OJK Sulawesi Tengah Bonny Hardi Putra menyampaikan terkait kegiatan edukasi literasi keuangan pada kegiatan journalist update dan media gathering di Poso, Kamis (15/10/2026). ANTARA/Nur Amalia Amir.)

Pantau - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 531.088 orang mengikuti kegiatan edukasi literasi keuangan melalui 154 kegiatan yang diselenggarakan di berbagai wilayah sejak Januari hingga Juli 2026.

Kepala OJK Sulawesi Tengah Bonny Hardi Putra mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan serta mendorong pengambilan keputusan keuangan yang tepat.

"Kami telah melaksanakan 154 kegiatan edukasi hingga Juli 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 531.088 orang yang tersebar di berbagai wilayah di Sulawesi Tengah," kata Bonny di Palu, Kamis (15/10/2026).

Program edukasi tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pekerja dan penyandang disabilitas.

OJK Sulteng Gelar 154 Kegiatan Edukasi Keuangan dalam Tujuh Bulan

OJK Sulawesi Tengah terus melaksanakan kegiatan edukasi keuangan secara rutin untuk meningkatkan literasi masyarakat di berbagai daerah.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, lembaga tersebut telah menyelenggarakan 154 kegiatan dengan total peserta mencapai 531.088 orang.

Kegiatan edukasi dilakukan untuk memberikan pemahaman mengenai produk dan layanan sektor jasa keuangan.

Bonny menjelaskan bahwa peningkatan literasi keuangan diperlukan agar masyarakat mampu memahami manfaat dan risiko sebelum menggunakan layanan keuangan.

Melalui kegiatan tersebut, OJK juga berupaya membantu masyarakat mengambil keputusan keuangan secara lebih tepat.

Edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat mengurangi risiko yang dihadapi masyarakat dalam memanfaatkan produk dan layanan keuangan.

Kota Palu Jadi Wilayah dengan Kegiatan Literasi Keuangan Terbanyak

Berdasarkan data OJK Sulawesi Tengah, Kota Palu menjadi daerah dengan jumlah kegiatan edukasi literasi keuangan terbanyak selama Januari hingga Juli 2026.

Sebanyak 109 kegiatan tercatat dilaksanakan di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.

Kabupaten Banggai dan Kabupaten Poso masing-masing mencatat 10 kegiatan edukasi keuangan.

Sementara itu, Kabupaten Tolitoli mencatat delapan kegiatan.

Kabupaten Buol dan Kabupaten Sigi masing-masing melaksanakan lima kegiatan edukasi.

Kabupaten Parigi Moutong mencatat tiga kegiatan, sedangkan Kabupaten Donggala, Banggai Kepulauan, Morowali, dan Morowali Utara masing-masing mencatat dua kegiatan.

Sebaran kegiatan tersebut menunjukkan pelaksanaan program literasi keuangan OJK telah menjangkau sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Edukasi Menyasar Pelajar, UMKM, Petani hingga Penyandang Disabilitas

OJK Sulawesi Tengah tidak hanya memusatkan kegiatan literasi keuangan pada kelompok masyarakat tertentu.

Program edukasi juga diberikan kepada masyarakat umum, pemuda, perempuan, pelajar, mahasiswa, guru, dosen, dan kalangan profesional.

Selain itu, kegiatan menyasar pelaku UMKM, petani, nelayan, serta karyawan di berbagai sektor.

Tenaga kerja Indonesia (TKI) maupun calon TKI turut menjadi sasaran edukasi keuangan yang diselenggarakan OJK.

Kelompok penyandang disabilitas juga termasuk dalam jangkauan program tersebut.

Menurut Bonny, perluasan sasaran edukasi dilakukan agar semakin banyak masyarakat memiliki pemahaman yang memadai mengenai layanan keuangan.

Pengetahuan tersebut dinilai penting untuk membantu masyarakat mengenali karakteristik produk keuangan sebelum menggunakannya.

OJK Perluas Program Literasi ke Tojo Una-Una dan Banggai Laut

Selain melaksanakan kegiatan di wilayah yang telah terjangkau, OJK Sulawesi Tengah juga menyiapkan penguatan program edukasi lanjutan.

Perluasan kegiatan diarahkan antara lain ke Kabupaten Tojo Una-Una dan Kabupaten Banggai Laut.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemerataan akses edukasi keuangan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

OJK berupaya menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang pekerjaan, usia, dan tingkat pendidikan.

Melalui kegiatan edukasi yang berkelanjutan, OJK berharap masyarakat semakin memahami produk dan layanan keuangan serta risiko yang menyertainya.

Penguatan literasi keuangan juga menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat menggunakan layanan sektor jasa keuangan secara bijak dan sesuai kebutuhan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026