
Pantau - Sebanyak dua penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dibatalkan akibat gangguan jarak pandang yang disebabkan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, Sabtu (17/10/2026).
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyatakan pembatalan tersebut dilakukan sebagai langkah menjaga keselamatan penerbangan.
Assistant Deputy Communication & Legal Soekarno-Hatta Executive Office, Yudistiawan, menjelaskan bahwa kabut asap karhutla menyebabkan jarak pandang di sejumlah bandara tujuan menurun hingga berada di bawah batas minimum operasional.
Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan penerbangan sehingga diperlukan penyesuaian jadwal, termasuk pembatalan penerbangan yang terdampak.
Pihak pengelola bandara saat ini terus berkoordinasi dengan maskapai dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penanganan penumpang berjalan dengan baik.
Dua Penerbangan Dibatalkan Akibat Jarak Pandang Terbatas
Yudistiawan mengatakan gangguan penerbangan terjadi akibat fenomena kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Kabut asap tersebut menyebabkan penurunan jarak pandang atau visibility di beberapa bandara tujuan penerbangan.
Penurunan jarak pandang menjadi perhatian karena dapat memengaruhi keselamatan operasional pesawat, terutama ketika melakukan pendaratan maupun lepas landas.
Akibat kondisi tersebut, dua penerbangan yang berkaitan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta harus dibatalkan.
Pembatalan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi operasional di bandara yang terdampak kabut asap.
"Kami terus memantau perkembangan kondisi operasional penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penanganan penerbangan dan penumpang terdampak berjalan dengan baik," katanya.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, pengelola Bandara Soekarno-Hatta belum merinci nomor penerbangan, maskapai, maupun rute yang mengalami pembatalan.
Pihak bandara memastikan pemantauan terhadap perkembangan kondisi penerbangan terus dilakukan bersama pihak terkait.
Bandara Soekarno-Hatta Siapkan Mitigasi Antisipasi Penumpukan Penumpang
Selain berkoordinasi dengan maskapai, pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah menyiapkan langkah mitigasi di setiap terminal.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan penumpang akibat penerbangan yang mengalami penundaan maupun pembatalan.
Pengelola bandara berupaya memastikan arus penumpang tetap berjalan lancar meskipun terdapat gangguan jadwal penerbangan.
Upaya mitigasi juga ditujukan untuk menjaga standar pelayanan kepada pengguna jasa bandara selama kondisi kabut asap masih memengaruhi operasional penerbangan di sejumlah wilayah.
Yudistiawan menegaskan bahwa operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta secara umum masih berada dalam kondisi terkendali.
"Kami juga memastikan langkah-langkah mitigasi di terminal tetap disiapkan agar pelayanan kepada pengguna jasa berjalan optimal. Saat ini, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap terkendali," ujarnya.
Pihak bandara akan terus menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan perkembangan kondisi operasional penerbangan dan kebutuhan pelayanan penumpang.
Koordinasi dengan maskapai menjadi bagian penting untuk memastikan informasi mengenai perubahan jadwal dapat disampaikan kepada pengguna jasa penerbangan.
Calon Penumpang Diminta Periksa Jadwal Penerbangan Sebelum ke Bandara
Pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengimbau seluruh calon penumpang untuk memeriksa status penerbangan sebelum berangkat menuju bandara.
Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal akibat gangguan jarak pandang di bandara tujuan.
Calon penumpang disarankan memantau informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi maskapai penerbangan masing-masing.
Langkah ini diharapkan dapat membantu penumpang menghindari kendala perjalanan apabila penerbangan mengalami penundaan atau pembatalan.
Selain melalui maskapai, masyarakat juga dapat memperoleh informasi terkait layanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui pusat layanan InJourney Airports.
"Masyarakat dan calon pengguna jasa penerbangan yang membutuhkan informasi tambahan terkait layanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports melalui saluran telepon 172," kata dia.
Pengelola bandara menegaskan bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas dalam menghadapi gangguan operasional akibat kabut asap karhutla.
Sementara itu, aktivitas operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berlangsung dengan pemantauan dan langkah mitigasi yang disiapkan untuk menangani penerbangan serta penumpang terdampak.
- Penulis :
- Aditya Yohan




